BBSNews.id – Medan – Anggota DPRD Provinsi Sumatera Utara Landen Marbun SH, MH menggelar reses di Jalan Sehati, Kelurahan Tegal Rejo, Kecamatan Medan Perjuangan, Medan, Selasa (19/5/2026). Dalam pertemuan itu ia menyampaikan bahwa alokasi anggaran kesehatan Pemprov Sumut tahun 2026 justru meningkat meski APBD mengalami penurunan.
Landen menjelaskan APBD Sumut tahun 2026 sebesar Rp11,66 triliun, turun dibandingkan tahun 2025 yang mencapai Rp12,54 triliun. Penurunan terjadi karena berkurangnya dana transfer dari pusat dan pendapatan dari sejumlah sektor. Namun, anggaran untuk kesehatan tahun 2026 tetap ditingkatkan.
“Pemerintah Provinsi Sumut sudah menganggarkan program Universal Health Coverage (UHC) untuk 15,7 juta warga. Dengan menunjukkan KTP saja, bapak ibu bisa berobat gratis di mana saja,” ujar Landen yang merupakan politisi PDI Perjuangan tersebut.
TANYA JAWAB : Anggota DPRD Sumut ,Landen Marbun SH ,MH dari Fraksi PDI Perjuangan melakukan tanya jawab dengan warga guna menyerap aspirasi saat reses di Jalan Sehati Kelurahan Tegal Rejo Kecamatan Medan Perjuangan, Selasa (19/5). (Foto BBSNews.id / Arifin Butarbutar).
Pada reses yang dihadiri sekitar seratus warga itu, Landen juga menjelaskan tiga fungsi anggota dewan yakni legislasi, budgeting, dan pengawasan. Kegiatan reses dimanfaatkannya untuk menyerap aspirasi warga di Dapil Sumut 1 yang meliputi Medan Belawan, Medan Labuhan, Medan Marelan, Medan Deli, Medan Area, Medan Tembung, Medan Perjuangan, Medan Timur, Medan Kota, Medan Denai, dan Medan Amplas.
Sejumlah warga menyampaikan keluhan dalam sesi tanya jawab. Rumintang Simanjuntak mengeluhkan biaya parkir di rumah sakit yang mahal karena harus menunggu lama saat anaknya menjalani cuci darah. Rico Marbun menyampaikan pengalaman anaknya yang tertunda operasi gigi pasien BPJS karena peralatan belum lengkap, serta pasien yang disuruh pulang sebelum sembuh meski baru lima hari dirawat.
ANTUSIAS WARGA: Seratusan warga masyarakat menghadiri kegiatan reses anggota DPRD Sumut,Landen Marbun SH,MH di salah satu daerah pemilihannya Jalan Sehati Medan Perjuangan Selasa (19/5). (Foto BBSNews.id/ Arifin Butarbutar).
Warga lainnya juga menyoroti masalah normalisasi parit di Jalan Pelita 4, jalan berlubang di Jalan Kemiri Tegal Rejo pasca pembuatan saluran air limbah, serta jembatan di Jalan Sehati yang rusak dan membahayakan warga.
Menanggapi keluhan tersebut, Landen langsung meminta Plt Lurah Tegal Rejo Taufik yang hadir dalam kegiatan itu untuk membuat surat permohonan kepada instansi terkait. Ia juga menyatakan akan menghubungi dinas terkait secara langsung.
Kegiatan reses ditutup dengan makan bersama warga. Tampak hadir Ustad S. Siregar, Pdt. Indra Pasaribu, St. RST. Tambunan, Arifin Butarbutar, Endawati Manik, Bambang Tambunan, WU Sirait, Meidya Manik, dan undangan lainnya.(AB).
















