BBSNews.id – Langkat –Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari ) Langkat Mei Abeto Harahap, SH, MH mengaku bangga bertugas di Kabupaten Langkat, karena masyarakatnya memiliki karakteristik dan spesial walau beragam etnis dan agama dapat hidup rukun berdampingan.
Hal itu disampaikan Mei Abeto Harahap saat memaparkan materi seminar sehari Pra Natal Oikumene 2023 dengan judul “Wawasan Kebangsaan yang Utuh sebagai Responsif Gereja bagi Bangsa dan Negara” di Gedung PKK Stabat, Senin (27/11/2023). Hadir dalam acara itu para pimpinan gereja,masyarakat kristiani , para calon legislatif (caleg) dan panitia Natal Oikumene 2023.
Abeto mengaku, selama hampir 30 tahun bertugas sebagai jaksa yang berada di Pulau Jawa, dan baru tepatnya pada tahun 2022 lalu , mendapat tugas sebagai Kajari Langkat Provinsi Sumatera Utara. Dimana provinsi tersebut diakuinya, sebagai kampung halaman orangtuanya itu tersebut. Sedangkan Abeto mengaku ia lahir dan dibesarkan di daerah Pulau Jawa.
Kajari Langkat Mei Abeto Harahap, SH, MH saat tampil sebagai narasumber seminar sehari di gedung PKK Langkat Stabat,Senin (24/11/2023). (Foto BBSNews.id / BB-2).
Menariknya, sebut Abeto lagi yang dinilai berbeda dengan tempat bertugasnya selama ini, bahwa masyarakat Langkat yang tidak sedikit memiliki ragam etnis ada etnis Melayu, , Batak , Tionghoa dan lain tapi masyarakatnya santun dan hidup rukun berdampingan.
“Menarik di kabupaten Langkat ini tentu tidak terlepas dan sejalan dengan visi misi Pemerintah Kabupaten Langkat yang Religius,”sebutnya.
Karenanya, iapun mengajak seluruh umat beragama di kabupaten Langkat, agar memberikan kontribusinya dalam rangka merawat NKRI, terutama di tahun politik Pemilu 2024. Yakni pada Tahun 2024 nantinya akan ada pemilihan legislative (Pileg), Pemilihan Presiden (Pilpres ) serentak dan disusul kemudian Pemilihan Kepala Daerah dan Pemilihan Gubernur. Yang diperkirakan memiliki dinamika tersendiri, jelasnya.
Karenanya, dengan memiliki wawasan kebangsaan yang kuat, akan menjadi landasan penting dalam membangun identitas nasional yang kokoh dan berkelanjutan. Hal ini tentu tidak terlepas dari peran serta dan dukungan tokoh agama secara khusus pimpinan gereja dan lainnya, bebernya .
Seminar dipandu moderator Dk Roslelita Perangin angin menghadirkan narasumber lain yakni Pdt Drs Alex Stepanus Ginting, MTh (Direktur Pascasarjana STT SU), dengan materi Ke-Esaan Gereja Bagi Visi Kristus.
Sebelumnya Ketua BKAG Langkat, Pdt DR Rudi Butar Butar terpisah mengatakan, Pra Natal diadakan dua kegiatan yakni Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) pada Jumat 24 November 2023 kemarin di gedung Serasi Hall Titi Putih Stabat.
Sedangkan Seminar Sehari dengan materi Ke-Esaan Gereja dan Wawasan Kebangsaan turut mengundang seluruh caleg Kristiani se-Kabupaten Langkat. Puncak perayaan Natal Oikumene Langkat ,sebutnya akan digelar pada 15 Desember 2023 di Gedung Serasi Hall Titi Putuh Stabat yang akan dihadiri 1500-an umat kristiani se – Langkat.
DIDOAKAN : Sejumlah Pimpinan Gereja dan peserta seminar turut mendoakan para Caleg Kristiani dari Kabupaten Langkat usai seminar sehari Pra Natal yang digelar Panitia Natal Oikumene Langkat 2023 di Geduang PKK Stabat, Senin (27/11/2023). (Foto BBSNews.id/ BB-2).
Seminar Sehari yang digelar Panitia Natal Oikumene Langkat tahun 2023 diawali ibadah singkat dipimpin oleh Pdt Netti Br Butar-Butar dengan Tema : Perintah Baru untuk Saling Mengasihi mengutip dari Nats dari Kitab Johannes 13 : 31 -35. Seperti kasih Tuhan mengorbankan hidupnya, untuk saling memberi dan berkorban bagi orang lain.
Tampak hadir sejumlah panitia diantaranya , Ketua II Panitia Oikumene Pdt Obaja Situmorang, MTh, Sekretaris II St Drs HM Batubara, Sekretaris V Pdt Daniel; Sirait, MTh dan calon legislative (caleg ) DPR Provinsi Sumut Tahun 2024 untuk Daerah Pemilihan : Sumut XII Binjai- Langkat, yakni Pestaman Situmorang dan P Manullang, SH ,MH . (BB-2).
















