Daerah  

Polres Binjai Ambil Sampel untuk Uji Lab di Bogor terkait Isu Beras Plastik di Pasar Murah Binjai

banner 120x600
banner 468x60

 

BBSNews.id – Binjai – Kasatreskrim Polres Binjai, AKP Zuhata Mahadi, S.T.K.K S.I.K mengatakan bahwa Polres Binjai sudah melakukan koordinasi dengan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Provinsi Sumatera Utara  dan sudah mengambil sampel terkait isu beras plastik untuk uji di Lab Saraswanti Indo Genetech Bogor.

banner 325x300

 

Hal itu disampaikan Kasat Reskrim saat konferensi Pers terkait Isu Beras Plastik yang disebut sebut beredar di masyarakat Kota Binjai, Selasa (10/10/2023).

Turut hadir dalam kegiatan itu Bulog Cabang Medan, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Provinsi Sumatera Utara, Kepala Dinas Pertanian Ralasen Ginting, SP, Kepala Bagian Perekonomian Setdako Binjai Andi Affandi, S.Sos.

 

Diakui, Kasatreskrim bahwa pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Provinsi Sumatera Utara. Dan beras yang diduga merupakan beras plastik tersebut sudah diambil sampel dan sedang dilakukan uji di Lab Saraswanti Indo Genetech yang berada di Bogor.

 

Wakil Pimpinan Bulog Cabang Medan, Matius Prananta  Sitepu mengungkapkan bahwa beras yang dipasarkan di Gerakan Pangan Murah di Binjai, memang merupakan beras importasi pemerintah dari Vietnam, Thailand, India dan Pakistan, namun dapat dipastikan bahwa beras tersebut sudah melalui pemeriksaan kualitas secara maksimal di dua lembaga pemeriksaan yaitu Sucofindo dan Balai Karantina Pertanian.

 

Ledy Festaria, S.P, M.P, Kepala Seksi POPT dan DPI Hortikultura menjelaskan bahwa durasi waktu uji lab beras tersebut memakan waktu 8 – 10 hari dengan menggunakan 14 parameter.

 

Untuk itu masyarakat diminta untuk tetap sabar menunggu hasil uji lab yang sedang dilakukan sehingga dapat diketahui kebenaran mengenai isu beras plastik tersebut.(Suk).

 

 

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *