BBSNews,id –Langkat – Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 1 Stabat , salah satu dari enam SMK di Provinsi Sumatera Utara berhasil mendapatkan sertifikasi ISO 9001.2015 dan ISO 21001.2018 dari PT Albrasa International Sertifikasi (AIS).
Penyerahan sertifikat ISO dilakukan secara langsung oleh Direktur PT AIS, Jeane Christina G kepada Kepala Sekolah SMK Negeri 1 Stabat, Ilyas, SPd, MPd di Swissbell Gajah Mada Hotel Medan , Jumat (8/4/2022).
Kepala Sekolah SMK Negeri 1 Stabat, Ilyas SPd, MPd dikonfirmasi wartawan di Stabat Minggu (10/4/2022) mengaku bangga karena SMK Negeri 1 Stabat, menerima sertifikat ISO tersebut. Melalui pencapaian manajemen mutu pendidikan sekolah itu, ia berharap menjadi motivasi agar sekolahnya dapat terus meningkatkan Skill Live dan Manejemen agar lebih baik sesuai yang dicapai secara bersama selama ini.
Selain itu Ilyas mengucapkan terimakasih kepada pembimbing guru dan warga sekolah lainnya , serta mengapresiasi kepada Tim ISO yang dengan rela membantu segala sesuatunya sehingga sekolahnyab memperoleh pencapaian ISO itu.
“Terimkasih Tim ISO yang sudah berusaha bersama sama sehingga dapat memperoleh sertifikat ISO 9001.2015 dan ISO 21001.2018, ” sebutnya .
Sebelumnya Direktur PT Albrasa International Sertifikasi (AIS), Jeane Christina G, sambutannya mengaku selaku badan independen sertifikasi standar international, untuk memperoleh sertifikat ISO 9001.2015 dan ISO 21001.2018, harus melalui tahapan proses. Karena ISO itu merupakan bentuk penjaminan mutu sekolah yang diakui secara internasional.
Karenanya, sebutnya dari 15 sekolah yang mengikuti assesment, di Sumaterra Utara itu, hanya enam sekolah yang berhasil sampai pada proses akhir. Salah satu tahapannya mengikuti Training assessment, Gap analysis, Pembuatan dokumen, Audit internal dan eksternal.
Karenanya ia berharap sekolah penerima sertifikasi ISO ini agar dapat mempertahankannya, karena kita harus bersaing dengan negara lain yang manajemen sekolahnya sudah bagus. Apalagi SMK berhubungan dengan dunia usaha dan industry. Maka tenaga ahli , staf dan para murid harus terbiasa dengan ISO, sebutnya. (BB-03).
















