Daerah  

24 Siswa SMK Negeri 1 Stabat Lulus SNMPTN 2022

Kepala Sekolah SMKN1 Stabat Ilyas ,SPd, MPd
banner 120x600
banner 468x60

BBSNews.id – Langkat- Sebanyak 24 siswa kelas XII di  SMK Negeri 1 Stabat lulus Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) lewat jalur undangan Tahun Ajaran 2022. Kepala Sekolah Menengah Kejuruan (SMK)  Negeri 1 Stabat Ilyas, SPd,MPd  kepada wartawan di Stabat, Jumat (8/4/2022).

 

banner 325x300

“Untuk tahun ini ada 13 siswa SMK berhasil masuk Universitas Malikusaleh Aceh, sisanya ada di Politeknik Medan dan Universitas Negeri Medan  “,sebut Ilyas .

 

Disebutkannya,  24 siswa yang berhasil masuk PTN  itu yakni 13  siswa di Universitas Malikusaleh yakni, Kornelius Triananda Sirait /Teknik Mesin , Acmad Al Chairi Lubis /Ilmu Kelautan , Karin Sulistia/ Ilmu Komunikasi , Azkia Luthfi /Administrasi Publik, Dea Aulia Amanda /Teknik Arsitektur, Evan Syahyudra/Administrasi, Ichsan Khamil Mandhay/Ilmu Kelautan, Nurul Fadila /Administrasi Publik, Shalsabila Putri /Teknik Arsitektur, Alvina Sari / Managemen, Fani Anjeli/ Hukum, Dinda Wulandari/ Hukum, Mhd Fachi Wahyu Ramadhan/Ilmu Komunikasi.

 

Sedangkan 5 siswa di Universitas Negeri Medan (Unimed), Arfandi Husainy/ Teknik Sipil, Dinda Wahyuni/ Pend. Tata Rias, Michael Situmorang/ Pendidikan Teknik Otomotif, Ayu Dira / Sastra Inggris, Ahmad Zul Fadli/Teknik Mesin  dan 5 siswa di Politeknik Medan  Muhammad Syahputra/ D-3 Teknik Komunikasi , Al Syah Tri Ramadhani/D-3 Teknik Komputer ,Mhd Fachi Wahyu Ramadhan/D-3 Teknik Telekomunikasi, Baby Agustin/ D-3 Teknik Komputer, Adelia Yolanda Cahya /D-3 Teknik Komputer dan seorang lagi di  Universitas Syiah Kuala (Zulaikha Shah Niar dengan jurusan Managemen).

 

Ilyas mengakui, kelulusan itu berkat keseriusan  dari tenaga pendidik dan kemauan  siswa untuk mau belajar serius. Karenanya Ilyas berharap para siswa nantinya dapat menunjukkan kualitas diri serta menjaga nama baik sekolah, sebutnya seraya mengakui khusus jumlah yang lulus SNMPTN tahun 2022 menurun dibanding tahun sebelumnya mencapai dari 50 siswa, dan ini mungkin disebabkan pembelajaran masa pandemi Covid-19, bebernya. (BB-03).

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *