Sumut  

Gunung Sinabung Erupsi, 5 Desa di Karo Terdampak, Polda Sumut Siagakan Personel

SIAGA PERSONEL: Polda Sumut bersama jajaran selain menyiagakan personel, sejumlah kendaraan dan peralatan turut disiapkan mendukung penanganan terkait erupsi Gunung Sinabung. (Foto dok/Polda Sumut).
banner 120x600
banner 468x60

BBSNews.id- Karo-  Gunung Sinabung di Kabupaten Karo, Sumatera Utara kembali mengalami erupsi pada Senin, 31 Agustus 2026 sekitar pukul 10.17 WIB.

 

banner 325x300

Berdasarkan data pemantauan, erupsi berlangsung selama 991 detik dengan ketinggian kolom abu vulkanik mencapai sekitar 3,5 kilometer dan bergerak ke arah timur-tenggara. Hingga pukul 11.25 WIB, aktivitas erupsi masih terus berlangsung.

 

Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol. Dr. Ferry Walintukan mengatakan, hingga saat ini tidak ada laporan korban jiwa maupun kerugian material yang signifikan akibat erupsi tersebut. Namun abu vulkanik tipis dilaporkan turun di 5 desa di sekitar Gunung Sinabung.

 

“Untuk sementara, abu yang turun di sejumlah desa masih tipis dan tidak mengganggu aktivitas warga. Meski demikian, masyarakat tetap kami imbau untuk mengikuti arahan petugas dan rekomendasi dari PVMBG,” ujar Ferry.

 

Adapun wilayah yang terdampak abu tipis meliputi Desa Kuta Rakyat, Kuta Gugung, Sigaranggarang, Sukanalu dan Sukandebih.

 

Sebagai langkah kesiapsiagaan, Polda Sumut bersama jajaran terkait langsung melakukan koordinasi dan pemantauan.

 

Satbrimob Polda Sumut menyiapkan satu Satuan Setingkat Kompi atau sekitar 100 personel yang dipimpin Danyon A Pelopor Kompol Abdul Holid, S.Sos., M.H. Personel telah melaksanakan apel penugasan yang dipimpin Karo Ops Polda Sumut Kombes Pol. Dr. Dwi Tunggal Jaladri, S.H., S.I.K., M.Hum dan bergerak menuju Polres Tanah Karo.

 

Selain personel, sejumlah kendaraan dan peralatan pendukung juga disiapkan. Mulai dari kendaraan operasional, mobil repeater, truk angkut, kendaraan dapur lapangan, water treatment, tenda pleton, hingga drone.

 

Di wilayah Kabupaten Karo, sekitar 100 personel Polres Tanah Karo juga disiagakan untuk melakukan pemantauan dan membantu pengamanan masyarakat. Polres Tanah Karo bersama Forkopimca dan pemerintah desa juga berkoordinasi dengan Pos Pengamatan Gunung Api PVMBG di Desa Ndokum Siroga.

 

“Keselamatan masyarakat menjadi prioritas. Kami mengimbau masyarakat untuk tidak mendekati zona yang telah ditetapkan sebagai kawasan berbahaya dan selalu mengikuti informasi resmi dari petugas maupun PVMBG,” tegas Ferry.

 

Hingga saat ini, personel gabungan masih terus melakukan pemantauan serta pengecekan terhadap kemungkinan dampak lanjutan erupsi Gunung Sinabung.(BB-2).

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *