BBSNews.id – Langkat – Kabupaten Langkat Provinsi Sumatera Utara naik status ke Level III dalam masa perpanjangan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). Penetapan itu sesuai intruksi Menteri Dalam Negeri nomor 11 tahun 2022, tentang pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat level III, level II dan level I.
Seiring mengoptimalkan posko penanganan Corona Virus Disease 2019 (Covid -19) di tingkat desa dan kelurahan untuk mengendalikan Covid -19 di wilayah Sumatera, Nusa Tenggara, Kalimantan, Sulawesi, Maluku dan Papua. Intruksi ini berlaku mulai 15 – 28 Februari 2022.
Menyikapi untuk penurunan kembali ke Level I, Pemkab Langkat menggelar rapat percepatan penanganan penyebaran Covid -19, di ruang pola Kantor Bupati Langkat, Stabat, Rabu (16/2/2022).

Rapat ini dipimpin Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Langkat H Syah Afandin SH melalui Plt Asisten I Pemerintahan Drs Basrah Pardomuan. Diikuti para Camat dan Kepala UPT Puskesmas se Kabupaten Langkat.
Plt Asisten I Pemerintahan Drs Basrah Pardomuan menjelaskan. Pemkab Langkat kini fokus untuk menurunkannya kembali dari Level III menjadi Level I. Untuk itu Pemerintah dan intansi terkait aagar kembali menerapkan protol kesehatan (Prokes) dengan ketat serta percepatan vaksinasi untuk dosis 1, 2 bagi yang belum, dan vaksin 3 untuk booster lanjutan.
Diketahui saat ini vaksinasi dosis 1 mencapai 88%, diantaranya 32% anak sekolah. Pencapaian itu membuat posisi Langkat masih diperingkat 10 ke bawah. Sedangkan vaksinasi dosis 2 mencapai 48%. Saat ini Langkat menargetkan vaksinasi 26 ribu dosis perhari, disalurkan ke 23 kecamatan.
Dana Desa Isoman 8 Persen
Basrah juga menginstruksikan agar dana desa sebesar 8% disiapkan kepala desa bagi warga yang melakukan isoman (isolasi mandiri). Mendengarkan itu, Kadis PMD Langkat Sutrisuanto akan segera berkordinasi dengan para Kades di Langkat terkait hal itu. “Saya akan menyurati kepala desa di Langkat demi menangani isolasi tersebut,” ungkap Kadis PMD.
Sementara Kadis Pendidikan dan Pengajaran (Dikjar) Saiful Abdi mengatakan bahwa Langkat menjadi kabupaten pertama di Sumatera Utara yang melaksanakan pembelajaran tatap muka. Sebab itu pihaknya berkomitmen menggencarkan vaksinasi bagi pelajar.
“Kami berkomitmen mempercepat dan menuntaskan vaksinasi bagi pelajar yang ada di Langkat,” sebutnya.
Sedangkan Plt. Kadis Kesehatan dr Juliana menyampaikan update harian per 15 Februari 2022 Langkat.Terdapat 25 kasus konfirmasi, 16 kasus aktif, 6 kasus sembuh, 1 kasus meninggal, 0 suspek dan probabel.
Untuk persentase kumulatif penduduk yang terkonfirmasi Covid -19 masih berjumlah 0,28% dari keseluruhan jumlah penduduk Langkat 1.051.752 jiwa. Sedangkan total akumulasi kasus Covid -19 per 15 Februari 2022 secara nasional:Total kasus konfirmasi 4.844.279 kasus. Kasus aktif 375.857 kasus. Kesembuhan bertambah total 4.323.101 kasus . Jumlah kasus kematian 145.321 kasus.
Rapat di hadiri oleh seluruh Camat dan Kapus Se Kabupaten Langkat, Pejabat dan personil Polres serta Kodim, dan para Kepala Perangkat Daerah se Kabupaten Langkat. (BB-2)
















