BBSNews.id – Humbahas –Ribuan pengunjung memadati kawasan hutan pinus Geosite Sipinsur, Humbang Hasundutan (Humbahas). Di kawasan yang memanjakan mata dengan pemandangan Danau Toba dari hutan pinus itu digelar Lake Toba Fashion Week 2023.
Pembukaan gelaran busana itu diawali dengan persembahan tarian etnis se-Danau Toba oleh ratusan anak. Para pengunjung pun seketika memadati kawasan catwalk.
Penjabat (Pj) Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Hassanudin yang membuka kegiatan tersebut mengungkapkan kebanggaannya atas keragaman dan kekayaan yang dimiliki Sumut. Hal itu terlihat dari produk budaya yaitu wastra.
“Saya bangga dan Sumut memang hebat dan luar biasa,” ungkap Hassanudin pada pembukaan Lake Toba Fashion Week (LTFW) 2023 di Geosite Sipinsur, Desa Pearung, Kecamatan Paranginan, Humbahas, Jumat (6/10).
Hasaanudin optimis wastra Sumut memiliki daya saing yang tinggi di tingkat nasional hingga internasional. Ia berharap para pengrajin dapat terus berinovasi mengembangkan karyanya sehingga akan terus hidup.
“Saya yakin potensi Sumut sangat baik dan berdaya saing tinggi,” kata Hassanudin, yang hadir bersama Pj Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Sumut Dessy Hassanudin.
Hassanudin juga mengapresiasi kegiatan tersebut. Menurutnya pagelaran busana dapat meningkatkan pengembangan kreativitas desainer dan pengrajin dalam membuat karyanya. Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut sangat mendukung kegiatan tersebut.
“Kami Pemprov Sumut mendukung dan menyambut baik kegiatan ini, mengingat kegiatan ini sangat bermanfaat sebagai upaya pembinaan dan peningkatan kreativitas desainer di Sumut,” kata Hassanudin.
Hassanudin juga menyebut Danau Toba merupakan kebangaan Sumut. Diharapkan kegiatan tersebut dapat juga mempromosikan Danau Toba sebagai Destinasi Pariwisata Superpriotitas Nasional.
Turut hadir pada kegiatan tersebut Bupati Humbahas Dosmar Banjarnahor, Bupati Pakpak Bharat Franc Bernhard Tumanggor, Bupati Samosir Vandiko T Gultom, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Sumut Ilyas Sitorus, Kepala Dinas Kepemudaan dan Keolahragaan Sumut Baharudin Siagian dan OPD Pemprov Sumut lainnya.
Pembukaan Lake Toba Fashion Week ditandai dengan pemukulan taganing oleh Pj Gubernur Sumut bersama Pj Ketua Dekranasda Sumut, serta para bupati yang hadir. Kegiatan ini akan berlangsung hingga 8 Oktober 2023. Adapun beragam kegiatan yang dilaksanakan pada event tersebut di antaranya pagelaran busana, workshop, pagelaran seni, pameran UMKM. Bahkan kegiatan tersebut juga akan diisi hiburan dari Lyodra Ginting dan lainnya.
Bupati Samosir Vandiko T Gultom mengatakan, untuk meningkatkan potensi unggulan seperti kearifan lokal dan pariwisata diperlukan sinergi yang kuat. “Seluruh sisi berpartisipasi, pemerintah, UMKM dan sebagainya ambil peran, ini penting, mari kita tinggalkan ego sektoral, pariwisata dan kearifan lokal akan berjalan baik kalau kita bekerja bersama,” katanya.
Sementara itu, Bupati Humbahas Dosmar Banjarnahor mengatakan persiapan kegiatan tersebut dilakukan selama setahun lebih. Namun tanpa sinergi dan kerja sama seluruh pihak termasuk kepala daerah sekawasan Danau Toba kegiatan tersebut tidaklah akan terwujud.
“Mudah-mudahan kegiatan yang akan dilaksanakan selama tiga hari ke depan ini akan membawa kebahagiaan bagi kita semua,” ujar Dosmar.
Puluhan Stan Pameran Produk Andalan 8 Kabupaten
Sementara itu puluhan stan pameran produk unggulan turut memeriahkan event Lake Toba Fashion Week & Agriculture yang diselenggarakan di kawasan wisata alam di tepian Danau Toba, tepatnya di Desa Pearung, Kecamatan Paranginan, Kabupaten Humbahas, Provinsi Sumatera Utara, Jumat (6/10/2023).
Puluhan ribu pengunjung pun antusias memadati stan pameran yang berasal dari sekawasan Danau Toba hingga luar provinsi lain, seperti Palembang dan Indramayu. Masing-masing stan memamerkan produk unggulan yang dianggap sebagai ciri khas suatu daerah. Seperti Dekranasda Sumut yang menampilkan tas anyaman yang terbuat dari pandan, baju etnis, kain ulos, batik bermotif, serta oleh-oleh berupa cemilan keripik.
Selain itu, sejumlah kabupaten lainnya yang memamerkan produk andalan seperti dari Dekranasda Humbang Hasundutan (Humbahas), Pakpak Bharat, Karo, Dairi, Simalungun, Tapanuli Utara (Taput), Toba, dan Samosir. Adapula stan Kemenkumham, Kementerian Koperasi dan UMKM.
Adapun stan-stan tersebut menampilkan seperti kain songket, kopi dan pengolahan kopi, batik, makanan khas daerah berupa lapet ubi dan pohul-pohul, daun kopi panggang, cemilan keripik, dan lainnya.
Setelah membuka event Lake Toba Fashion Week & Agriculture, Penjabat (Pj) Gubernur Sumut Hassanudin bersama Pj Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Sumut Dessy Hassanudin mengunjungi stan yang turut meramaikan event tersebut.
Hassanudin bersama istri melihat sejumlah produk unggulan yang dipamerkan setiap stan. Dengan wajah terkesima dan penuh simpati, Hassanudin bersama Ketua Dekranasda Sumut bangga dan terus memotivasi pelaku usaha untuk terus berinovasi dalam memproduksi produk unggulan.
“Semoga dengan event ini pelaku usaha yang ada di Sumut terus mengembangkan kreativitas. Produk yang dihasilkan terus berinovasi sehingga produk-produk unggulan kita bisa dikenal mancanegara. Produk unggulan ini akan menjadi daya tarik bagi pengunjung ke salah satu daerah untuk menjadi oleh-oleh,” ujarnya.
Selain itu, stan yang berjejer rapi di sepanjang jalan masuk menuju panggung itu turut menampilkan sejumlah bibit unggulan agriculture. Misalanya bibit stek kentang granola, bibit cabai, sawi putih, cabai rawit, bibit tomat, kol, terung, juga ada pelatihan pengolahan kopi. (IS).
















