BBSNews.id -Langkat– Dalam rangka Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan, Pemkab Langkat melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan bekerjasama Bulog dan Id Food menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) di Alun Alun T Amir Hamzah Stabat, sejak Kamis -Sabtu (26-28/9/2024).
Acara ini turut dihadiri Asisten II Adminisitrasi Ekbang, Sukhyar Mulyamin, S.Sos , Staf Ahli Bidang Pembangunan, Ekonomi dan Keuangan, H.Sutrisuanto, S.Sos,, MSi,Kadis Pertanian dan Ketahanan Pangan, Langkat, Hendrik Tarigan, SPt, MMA ,Kepala Gudang Bulog Stabat, Dodi Asusilo, Id Food,Reza serta Ucok Kabid Ketapang Distan dan Ketapang Langkat.
Asisten II Ekbang Sukyar Mulyamin, mengatakan GPM merupakan Program Kabupaten Langkat kerjasama Distan dan Ketapang Langkat bersama Bulog dan Id Food dalam rangka menstabilkan harga pangan. Adapun sasaran 4 kecamatan, yakni Secanggang, Stabat, Wampu dan Binjai. Adapun komoditas yang disediakan antara lain beras, minyak goreng, gula , telur, cabai , bawang , aneka sayuran, makanan dan lainnya dengan harga yang jauh lebih murah.
Gerakan Pangan Murah merupakan inisiatif pemerintah kabupaten Langkat dibawah kepemimpinan Pj Bupati Langkat Faisal Hasrimy, dengan tujuan mengendalikan stabilitas harga pangan serta memastikan masyarakat dengan akses mudah , murah dan terjangkau dibandingkan harga di pasar.
Sedangkan Kadis Pertanian dan Ketahanan Pangan Hendri Tarigan, mengakui kerjasama Distan dan ketapang Langkat bersama Bulod dan Id Food selama tiga hari, dan selain untuk 4 Kecamatan itu juga tidak tertutup kemungkinan untuk semua warga masyarakat se Kabupaten Langkat dapat membeli kebutuhan pangan tersebut.
Sementara Kepala Gudang Bulog Stabat Dodi Asusilo mengaku selain program GPM Pemkab Langkat, Bulog juga memiliki program RPK yakni Rumah Pangan Kita dengan tujuan untuk menambah ekonomi warga serta dapat menebus beras SHPK (Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan ) sebesar Rp 56.500 /5 Kg dengan HET Rp 65,500 /5 Kg, dan tersedia sebanyak 2 Ton perminggu.
Pihak Id Food diwakili Reza dalam kesempatan itu mengatakan pihaknya bersama Bulog selain menyediakan beras, minyak goreng dan gula juga menyediakan kebutuhan non makanan berupa tisu dan alat kesehatan ,sebutnya.
Sementara Staf Ahli Sutrisusanto di kesempatan menyambut baik kegiatan tersebut danitu mengakui sesuai dengan program penting yang ditangani selama ini yakni Pengendalian Inflasi, Pengentasan Kemiskinan Esktrim, Pengentasan Stunting dan Investasi.
Melalui program “Bubur Pedas” (Bupati Berkolaborasi Untuk Kejar Pembangunan Daerah Sampai Tuntas), Pemkab Langkat juga telah bekerjasama dengan Bulog dan PLN. “ Kalau ada pangan listrik padam tak enak. Sebaliknya kalau ada listrik tanpa pangan juga tidak elok,”sebutnya mengakhiri.(Bak).
















