Daerah  

Ketua Dekranasda Kota Binjai Hadiri Medan Fashion Festival 2024

MFF: Ketua Dekranasda Kota Binjai Ny. Nurhayati Amir Hamzah, menghadiri kegiatan Medan Fashion Festival (MFF) yang digelar Dekranasda Kota Medan di Hotel Santika Medan, Sumut, Sabtu (13/7/2024).(Foto /Ist).
banner 120x600
banner 468x60

BBSNews.id -Medan – Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Binjai Ny. Nurhayati Amir Hamzah, didampingi Kepala Dinas Tenaga Kerja, dan Perindustrian Perdagangan Kota Binjai Hamdani Hasibuan menghadiri kegiatan Medan Fashion Festival (MFF) yang diselenggarakan oleh Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Medan. Acara ini berlangsung di Hotel Santika Medan, Sumut, Sabtu (13/7/2024).

 

banner 325x300

Diketahui, MFF diselenggarakan sejak 10-13 Juli 2024 dengan melibatkan 26 desainer ternama. Para undangan disuguhkan dengan fashion show wastra dan kriya dari para perancang yang dibawakan puluhan model.

 

Turut hadir pada MFF tersebut, Pj Ketua Dekranasda Sumut Tyas Fatoni, Ketua Dekranasda Medan Kahiyang Ayu Bobby Nasution, Sekdaprov Sumut Arief S Trinugroho, Ketua DWP Sumut Dian Arief S Trinugroho, unsur Forkopimda Medan, pimpinan OPD dan Dekranasda Kabupaten/Kota se-Sumut

Penjabat (Pj) Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Agus Fatoni, dalam sambutannya, menilai ajang MFF, merupakan wadah bagi para desainer untuk mengembangkan kreativitas dan inovasi yang mereka miliki. Tak hanya itu, melalui MMF mereka juga dapat menampilkan gebrakan-gebrakan baru di dunia fashion.

 

“Ajang seperti ini sangat penting untuk memberikan ruang bagi para desainer, sehingga mereka bisa menunjukkan kreativitas dan inovasi,” ujar Fatoni.

 

Untuk itu, Fatoni mengapresiasi Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Medan, yang telah menyelenggarakan kegiatan tersebut. Dirinya berharap melalui ajang MFF dapat melahirkan bibit desainer unggul dari Sumatera Utara. Hal ini juga memungkinkan untuk mengharumkan nama Sumatera Utara di dunia fashion.

 

Dalam kesempatan yang sama, Wali Kota Medan Bobby Nasution mengatakan ini adalah ketiga kalinya MFF terselenggara di Medan. Pemerintah Kota Medan memandang fashion bukanlah sekadar berbusana, matching antara baju dan celana atau bahkan sekadar pemilihan juara namun bagian penting yang mampu mengubah kesejahteraan, meningkatkan ekonomi, bahkan melestarikan budaya.

 

“Mudah-mudahan, harapan yang diinginkan Pemkot Medan atas kegiatan MFF ini tercapai. Ibarat kata, fashion itu lagi ‘perang’, perangnya ekonomi. Diharapkan MFF ini dapat meningkatkan perekonomian dan menyejahterakan masyarakat ke depannya, termasuk kepada para perajin, desainer dan pelaku UKM,” kata Bobby.(BB-2).

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *