BBSNews.id -Tarutung -Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Tapanuli Utara Indra Simaremare membuka sosialisasi Literasi Keuangan bagi pelaku UMKM binaan Rumah BUMN Tarutung.
Kegiatan tersebut dihadiri Direktur Pengawasan Perilaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi dan Perlindungan Konsumen OJK Provinsi Sumatera Utara Yovvi Sukandar, Pimpinan BRI Cabang Tarutung Arwan Zamhori, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekdakab Tapanuli Utara Marihot Simanjuntak, Kepala Bagian Perekonomian dan SDA Tutur PT Simanjuntak, Kabid UMKM Dinas Koperasi UKM Perindustrian dan Perdagangan Ruth M Lumbantobing.
Dalam sambutannya, Sekda Tapanuli Utara menyampaikan selamat datang kepada narsumber dan seluruh pelaku UMKM peserta kegiatan sosialisasi Literasi Keuangan tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Kabupaten Tapanuli Utara.
Ia menjelaskan bahwa peran pemerintah daerah sangat besar dalam pemberdayaan masyarakat. Banyak sekali sektor usaha UMKM yang potensial untuk dikembangkan namun terkendala oleh permasalahan teknis usaha, kualitas industri dan permodalan.
“Kegiatan yang kita laksanakan ini merupakan salah satu perwujudan untuk meminimalisir dampak tersebut, yang mana Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) sendiri bertujuan mendorong atas ketersediaan akses keuangan yang luas kepada masyarakat untuk mendukung ekonomi daerah dan menggali potensi ekonomi daerah yang bisa dikembangkan dan disebarluaskan dengan menggunakan produk dan layanan jasa keuangan,” ujarnya.
Sekda Taput mengapresiasi program yang dilakukan TPAKD Kabupaten Tapanuli Utara saat berkolaborasi dengan rumah BUMN Tarutung dan OJK Sumatera Utara.
Melalui keguitan tersebut diharapkan dapat meningkatkan pemahaman dan wawasan pelaku UMKM dalam menjalankan usahanya dan mengatur cashflow dengan sebaik-baiknya sehingga UMKM terus berkembang dan juga mampu meningkatkan kesejahteraan.
“Semoga kegiatan sosialisasi ini dapat memberikan pemahaman-pemahaman kepada para pelaku UMKM terkait keuangan sehingga bisa mendorong pertumbuhan usaha dan kesejahteraan pelaku UMKM Tapanuli Utara,” pungkasnya. (Posma)
















