Daerah  

Rakor di Langkat Soroti Angka Kemiskinan, Pj Bupati Faisal Hasrimy: Minta OPD dan Camat Buat Inovasi dan Lapor 2 Bulan Sekali

RAKOR: Pj Bupati Langkat H. M. Faisal Hasrimy didampingi Sekdakab Amril, S Sos memimpin rapat kordinasi Pemerintah Kabupaten Langkat di ruang Pola kantor bupati Langkat, Rabu (21/02/2024).(Foto dok/ Ist).
banner 120x600
banner 468x60

BBSNews.id – Langkat- H. M. Faisal Hasrimy selaku Pj Bupati Langkat yang baru dilantik, langsung tancap gas melaksanakan rapat kordinasi Pemerintah kabupaten Langkat di ruang Pola kantor bupati Langkat, Rabu (21/02/2024) siang.

 

banner 325x300

Sekretaris Daerah Kabupaten Langkat Amril, S.Sos., M.Ap dalam rapat menyampaikan kondisi Langkat, total APBD 2024 sebesar Rp 1,98 Triliun dan Rp 198 M terealisasi atau 9,92%. Selanjutnya capaian pertumbuhan ekonomi 4,69 persen.

 

Langkat juga menurunkan angka kemiskinan dari 9,49 menjadi 9,23 % yang artinya masih ada kurang lebih 100.000 masyarakat yang masuk kedalam kategori miskin dan  berhasil menurunkan stunting dari 30,5% menjadi 18,60%.

 

“Kita terus melakukan upaya berkelanjutan untuk meminimalisir stanting di Kabupaten Langkat,” ucap Amril.

 

Amril, S.Sos., M.Ap juga menyampaikan bahwa Kabupaten Langkat untuk tahun 2024 ini merupakan salah satu tuan rumah cabang olahraga Sambo pada PON 2024. “Hari ini untuk lokasi di GOR Stabat, ada perintah untuk perbaikan baik sarana dan prasarana. Kita laksanakan sesegera mungkin karena dibulan 6 sudah mulai ada kegiatan PON 2024,” ucapnya.

 

 

Pj Bupati Langkat H. M. Faisal Hasrimy, AP., M.Ap menyampaikan kita masih banyak PR untuk Kabupaten Langkat. “Kalaupun trendnya sudah membaik tetapi angkanya masih tinggi,” ucapnya.

 

Faisal Hasrimy menyampaikan Kita harus bisa bekerja sama menekan angka stunting, menurunkan kemiskinan, menekan angka pengangguran. “Semua ikut berperan, kita main keroyokan dalam memperbaiki permasalahan tersebut,” ucapnya.

 

Pj Bupati Langkat tersebut mengintruksikan kepada Kepala OPD dan Camat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Langkat untuk membuat satu inovasi yang harus dilaporkan setiap 2 bulan sekali. “Saya mau ada inovasi yang dilaporkan kepada kami dua  bulan harus ada satu  inovasi, baik membuat baru atau memperbaiki yang sudah ada,” ucapnya.

 

H. M. Faisal Hasrimy menekankan jika inovasi dapat kita buat dari segi pelayanan membuat inovasi baru agar lebih baik, dari segi pendidikan, dari segi pertanian, kesehatan dan dari setiap kecamatan maka akan sangat luar biasa. “Ini akan membuat nama kabupaten Langkat menjadi lebih baik, ” harapnya.

 

“Saya berharap dari program ini, nantinya akan menekan angka kemiskinan, menekan inflasi, akan mengurangi angka pengangguran maupun perekonomian masyarakat Kabupaten Langkat,” harapnya.

 

Turut hadir para Asisten,Staf Ahli Setda, Inspektur ,para Kepala Perangkat Daerah Kabupaten Langkat, para Camat se-Kabupaten Langkat.(BB-2).

 

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *