BBSNews.id – Langkat – Wakil Ketua DPRD Kabupaten Langkat, Ralin Sinulingga, SE,meminta Gubernur Provinsi Sumatera Utara, Edy Rahmayadi melakukan perbaikan sejumlah ruas jalan alternative Kabupaten Langkat menuju Tanah Karo yang rusak dan berlubang.
Kerusakan jalan antar kedua kabupaten itu dapat segera dilakukan, selain akses tersebut kini sangat padat dilintasi kendaraan distribusi pangan, juga menjadi jalur wisata antar dua daerah. Bahkan akses jalan alternative itu cukup vital, saat jalan Medan -Karo mengalami gangguan.
“Alasannya jalan alternatif Langkat –Karo sekarang sangat padat dan sibuk. Artinya penguna jalan tersebut sangat ramai. Apalagi saat adanya Banjir Bandang Sembahe maupun Pesta Buah dan Bunga Berastagi kemaren, masyarakat memilih melintas dari jalan Langkat menuju tanah Karo,”sebut Ralin Sinulingga, Kamis (20/7/2023).
Diakuinya, kerusakan jalan dari Kecamatan Sei Bingai Kabupaten Langkat terlihat mulai di sekitar Desa Gunung Ambat, Telagah, Rumah Galuh dan Desa Namo Ukur. Hampir di ruas jalan tersebut rusak dan berlubang.
“Kerusakan itu selain membahayakan pengguna jalan juga memperlama waktu perjalanan kendaraan. Apalagi geliat wisata antar kedua daerah selama ini misalnya Pemandian Alam sekitar Kecamatan Sei Bingai Langkat maupun sebaliknya menuju wisata menuju Berastagi dan lainnya di Tanah Karo,”sebutnya.
Diakuinya, sebelum jalan Langkat –Karo rusak dan berlubang , lama perjalanan dari Kota Binjai menuju Berastagi dapat ditempuh dengan waktu satu jam setengah hinggga dua jam . Kini paling cepat dua jam setengah, “ sebut Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Langkat itu.
Ralin mengakui kerusakan jalan diperbatasan kedua daerah terjadi dari Tugu Kuliki, Sagan Tanah hingga perbatasan menuju Kuta Rakyat Kabupaten Karo. Karenanya Ralin meminta Pemprov Sumut dapat melakukan perbaikan, sehingga akses infrastruktur kedua daerah dapat dipergunakan untuk kelancaran transportasi dan perekonomian masyarakat sekitar dan kedua daerah tersebut. (BB-2).
















