Daerah  

Anggarkan Infrastruktur Wisata Bukitlawang 7 M, BBTNGL : Populasi Orangutan 200 Ekor

banner 120x600
banner 468x60

BBSNews.id – Langkat –  Pemerintah Kabupaten Langkat menganggarkan sebesar Rp 7 Miliar dari APBD Langkat untuk pembangunan infrastruktur jalan di Kecamatan Bahorok ,termasuk diantaranya jalan di wisata Bukitlawang  

“Anggaran sebesar Rp 7 miliar  dari  APBD Langkat untuk pembangunan jalan Bahorok, termasuk jalan wisata Bukitlawang,” sebut Plt Bupati Langkat H Syah Afandin SH saat menghadiri Festival Orangutan 2022,di Rock Island Bukitlawang Kecamatan Bahorok, Langkat, Jum’at (19/8/2022). 

banner 325x300
 
Orangutan Sedunia :  Dalam rangka memperingati Hari Orangutan Sedunia 2022. BBTNGL Sumugt menggelar Festival Orangutan Sedunia 2022,di Rock Island Bukitlawang Kecamatan Bahorok,  Kabupaten Langkat, Provinsi Sumut, Jum’at (19/8/2022). (Foto Kominfo Lkt).
 
 

Festival Orangutan yang digelar Balai Besar Taman Nasional Gunung Leuser (BBTNGL) Sumatera Utara dalam rangka memperingati Hari Orangutan Sedunia 2022.

Lebih lanjut , sebut Bupati menuju tempat wisata di Langkat, transfortasinya belum memadai, prasarana jalan masih banyak yang rusak. Belum lagi pengutipan liar masih merajalela di mana-mana. Jadi bagaimana nanti masyarakat dan wisawatan mau datang. 

“Saya minta ini tidak sekedar hanya seremoni. Bagi kawan-kawan yang mempunyai akses, agar ini disorot,” tandasnya. 

Ia mengajak semua pihak untuk menjaga kelestarian destinasi Bukitlawang termasuk Orangutan yang menjadi ikon di Bukitlawang. “Mari sama-sama menjaga serta melestarikan wisata Bukitlawang. Langkat, yang termasuk kawasan TNGL sebagai penghasil oksigen terkadang kita lupa mensyukuri itu,” jelasnya. 

Ia pun mengaku ada oknum yang datang untuk merusak alam Bukitlawang. Perbuatannya itu secara otomatis merusak ekosistem yang ada.

“Ini tanggungjawab bersama. Saya mempunyai tanggung bukan hanya bagaimana berjalannya kehidupan masyarakat di sini, tetapi menjadikan ini (Bukitlawang) suatu kebanggaan Langkat, dipromosikan kepada dunia secara baik,” ajaknya. 

Syah Afandin  menceritakan kesan dialaminya di Bukitlawang, pada tahun 1982 dan 1983 saat melakukan camping,  banyak turis mancanegara datang ke Bukitlawang. Padahal di negerinya juga ada hutan. “Ini bukti Bukitlawang sangat mempesona turis mancanegara,” sebutnya. 

“Saya inginkan hal itu kembali diwujudkan, Bukitlawang menjadi impian bagi semua turis dunia sebagai tempat yang harus dikunjungi atau dirindukan,” sebutnya . 

Sementara Perwakilan BBTNGL Sumut Wayan Dadu  menjelaskan  ada sekitar 2.000 an hektare lahan TNGL yang ada di Langkat menjadi tempat untuk populasi Orangutan Sumatera (Pongo Pygmaenus Abelii).. Diperkirakan dari mulai tahun 1973 sampai tahun 2003, keberadaan Orangutan berkisar 200 ekor lebih jumlahnya. 

“Namun saat ini jumlahnya terus menurun semenjak banjir bandang di Bukitlawang,” jelasnya. 

Turut hadir Ketua Dewan Kehutanan (DKD) Panut Hadisiswoyo MSi, Ketua Pewarta Poto Indonesia Sumatera Rahmad Suriyadi, Kadis Pariwisata Langkat Nur Elly Heriani Rambe MM, Plt Kadis PUPR Khairul Azmi SSTP, Kabag Umum Eka Syahputra Depari SSTP, Plt Kasad Pol PP Dameka Putra Singarimbun SSTP, Kabid IKP M Faisal SE MIKom mewakili Kadis Kominfo, (BB-2)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *