BBSNews.id – Langkat – Hujan disertai angin kencang melanda tiga kecamatan yakni Padang Tualang, Wampu dan Hinai Kabupaten Langkat terjadi Selasa (10/5/2022) sekira Pukul 15.00 WIB, yang mengakibatkan sedikitnya 74 rumah rusak.
Adapun kerusakan sejumlah rumah diantaranya atap rumah lepas, pohon tumbang menimpa rumah warga. Bahkan tiang listrik milik PLN turut tumbang sehingga memutuskan jaringan listrik dikawasan itu.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Langkat Irwan Sahri dan Kabid Kedaruratan BPBD Iriadi yang dihubungi wartawan secara terpisah, Rabu (11/5) mengakui
Puluhan rumah warga rusak dan sebahagian pohom menimpa rumah warga ,namun tidak ada korban jiwa.

Diakuinya, yang paling terdampak di Kecamatan Padang Tualang di Desa Tebing Tanjung Selamat, sebanyak 56 rumah dengan kategori Rusak Ringan,23 rumah, Rusak Sedang,17 rumah dan Rusak Berat,16 rumah. Di Desa Tanjung Putus sebnayk 9 rumah dengan kategori Rusak Ringan, 6 rumah dan Rusak Sedang 3 rumah.
Sedangkan di Kecamatan Wampu sebanyak 5 rumah yakni di Desa Mekar Jaya, 2 rumah dengan kategori Rusak Ringan, 1 rumah dan Rusak Berat, 1 rumah. Di Kelurahan Bingei, terdampak 3 rumah dengan kategori Rusak Ringan,1 rumah, Rusak Sedang,1 rumah dan Rusak Berat 1 rumah.

Di Kecamatan Hinai di Desa Perkebunan Tanjung Beringin, terdampak 1 rumah ( rumah perkebunan). Di Desa Paya Rengas, terdampak sebanyak 3 rumah dengan Kategori Rusak Berat sebanyak 3 rumah.
Menanggapi kondisi pasca bencana angina kencang itu, Irwan Sahri mengaku mulai Rabu (11/5) pagi listrik di kecamatan Padang Tualang sudah kembali menyala dan masyarakat sudah beraktifitas termasuk dengan memperbaiki dan membersihkan rumah masing masing.
Seiring kondisi cuaca ektrim, Irwan Sahri mengaku pihaknya tetap melakukan kordinasi dengan pihak Kecamatan dan pihak Desa/ Kelurahan. Serta memonitor prakiraan cuaca maupun peringatan dini dari BMKG serta melaksanakan posko siaga bencana BPBD.(BB-4).
















