BBSNews.id – Jakarta – Presiden RI Ir Joko Widodo mengatakan akan bersedia menghadiri pelaksanaan Sinode Agung Huria Kristen Batak Protestan (HKBP) yang akan digelar 25 Oktober 2022 mendatang.
“Saya akan hadir di Sinode Agung HKBP dan Pak Ephorus, mohon saya diingatkan tentang pelaksanaannya .” sebut Presiden Jokowi saat pertemuan dengan pimpinan tertinggi HKBP, Ephorus Pdt. Dr. Robinson Butarbutar, MA di Istana Kepresidenan Bogor, Rabu (23/2/2022).

Presiden Jokowi turut didampingi Mensesneg, Prof. Dr. Pratikno dan Menko Marves Luhut Binsar Panjaitan. Sedangkan Ephorus Pdt. Dr. Robinson Butar Butar, M.A bersama jajarannya yakni, Sekjen, Pdt. Dr. Victor Tinambunan, Kadep Koinonia, Pdt. Dr. Deonal Sinaga, Kepala Departemen (Kadep) Diakonia, Pdt. Debora Sinaga, MTh.
Dalam pertemuan itu Pimpinan HKBP memperkenalkan diri dan menyampaikan realisasi kinerja di Tahun Pemberdayaan 2021 dan Progres Tahun Kesehatian 2022. Dalam kesempatan itu, Ephorus Pdt. Dr. Robinson Butarbutar mengundang Presiden dalam Launching Sentralisasi Keuangan HKBP pada Sinode Agung 25 Oktober 2022 yang akan datang.

Tak hanya sekedar undangan Sinode Agung, Ephorus beserta pimpinan lainnya turut serta menambah pemberdayaan yang telah dilakukan HKBP pada tahun lalu. Antara lain pemberdayaan/ pembenahan Universitas, Sekolah, Rumah Sakit, dan Pelayanan Sosial untuk kaum difabel dan Kerja sama HKBP bersama Menteri Sosial Dr. (HC) Tri Rismaharini, MT.
Selain itu, Ephorus bersama Sekjen,Kadep Koinonia dan Kadep Diakonia turut mengapresiasi Presiden dalam rangka mengembangkan kawasan pariwisata Danau Toba. Pimpinan HKBP juga mendukung usaha Presiden menyelaraskan pembangunan yang ada di sekitar Danau Toba dengan pelestarian lingkungan. Secara khusus, Ephorus juga meminta Presiden untuk menindak para pelanggar undang-undang yang merusak lingkungan hidup di kawasan Danau Toba.

Presiden Jokowi dalam pertemuan itu mengapresiasi kehadiran HKBP di tengah masyarakat Indonesia ,termasuk dalam peranannya membantu penyelenggaraan vaksinasi Covid-19. Tak hanya itu, Presiden Jokowi juga akan membantu HKBP dalam melaksanakan Tahun Kesehatian dan teknisnya kepada Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi, Jend. TNI (Purn.) Luhut Binsar Panjaitan.
Menutup pertemuan yang bersejarah tersebut, baik pimpinan HKBP dan Presiden Jokowi juga saling mengapresiasi ke gereja dan desa-desa kecil dan terpencil. Kedua pihak untuk terus membangun bangsa, salah satunya dengan cara turun ke bawah, serta hadir bersama warga. (BB-2/Rel).
















