BBSNews.id – Stabat – Ratusan petani mengatasnamakan Komite Rakyat Bersatu (KRB) yang menggelar unjuk rasa di Simpang Sei Karang persis menuju Gerbang Tol Binjai – Stabat Desa Kwala Begumit Kecamatan Stabat, Langkat, Kamis (3/2/2022) sekira Pukul 11.00 WIB.
Kedatangan petani dari Deli Serdang. Kabupaten Langkat dan Kota Binjai pagi itu sengaja menggelar orasi sambil membawa foto Presiden RI Joko Widodo di Simpang pintu masuk menuju Gerbang Tol Binjai- Stabat. Mereka bermaksud ingin bertemu Presiden RI Ir Joko Widodo secara langsung , karena mendapat informasi Presiden akan datang meresmikan jalan tol itu.

Pimpinan Aksi, Joni Siregar kedatangan mereka ingin bertemu dengan Bapak Presiden Joko Widodo sekaligus menyampaikan pernyataan sikap . Yakni meminta agar Presiden Jokowi, untuk mengambil alih penyelesaian tanah eks HGU PTPN II seluas 5.873.06 Ha serta persoalan konflik tanah lainnya yang hingga kini belum kunjung selesai .
“Kepada Bapak Presiden Jokowi, kami datang untuk menyambut Bapak dan tidak bermaksud lain. Kami ingin menyampaikan aspirasi agar kasus tanah eks HGU PTPN II diselesaikan oleh Bapak . Karena kami tidak percaya lagi dengan Pemerintah Provinsi Sumut dan Tim Inventarisasi dan Identifikasi Tanah Eks HGU PTPN II “,sebut Boru Simamora pengunjukrasa dari pengurus kelompok tani itu

Joni Siregar juga meminta DPRD Sumut agar tidak tinggal diam. Tanah eks HGU PTPN 2 seluas 5.873 Ha adalah hasil perjuangan reformasi dan perjuangan rakyat. DPRD Sumut harus melakukan kontrol sebagai wakil rakyat terhadap Tim Inventarisasi dan Identifikasi Tanah Eks HGU yang dibentuk Gubernur Sumatera Utara. yang diduga ada kepentingan mafia tanah didalamnya.
Saat unjukrasa berlangsung, pihak PT Hutama Karya Infrastruktur (HKI) terlihat dilokasi karena secara bersamaan juga mempersiapkan kedatangan Presiden untuk meresmikan operasional jalan Tol Seksi I Binjai Stabat pada Jumat (4/2). Hingga sore warga pengunjukrasa tidak yang dapat menyalurkan aspirasinya ke Pemerintah Pusat itu akhirnya membubarkan diri dengan tertib. (BB-2).
















