BBSNews.id – Binjai – Pemerintah Kota Binjai dan jajaran Forkopimda menggelar doa bersama untuk para Aremania dan Sepak Bola Indonesia, pasca tragedi di Stadion Kanjuruhan beberapa waktu lalu. Doa bersama diadakan di Lapangan Merdeka Binjai, Jumat, (7 /10/2022)
Turuit hadir Wali Kota Binjai Drs. H. Amir Hamzah, M.AP, Kapolres Binjai AKBP Ferio Sano Ginting, Danyon Brimob AKBP Junaidy, SH., Kepala BNN Kota Binjai AKBP Magdalena Sirait, Ketua Koni Kota Binjai Agus Supriyantono, Ketua Askot Binjai Andi Frandora Nasution, Sekjen MUI Kota Binjai H. Jaffar Sidik, Para Kapolsek, Badan Kerja Sama Antar Gereja (BKAG) Pdt. Lestari Bukit, Mewakili Danyon Arhanud 11/WBY Pasilog Arhanud Lettu Arh Yuliar, perwakilan Etnis Tionghoa Binjai Isabidin Guntur, Camat dan Lurah se-Kota Binjai, para tokoh agama serta masyarakat Kota Binjai.
Doa bersama berlangsung khidmat, dan dipimpin oleh lima tokoh agama Kota Binjai yakni sekjen MUI Kota Binjai H. Jaffar Sidik, S. Ag, S.Si, Tokoh Agama Katolik Padre Hann, Tokoh Agama Kristen Pdt. J. Padang, mewakili Etnis Budha Pdt. Afrita Sitepu, dan Etnis Hindu Ir. Raz Kumar.
Dalam sambutannya, Wali Kota Binjai menyampaikan doa bersama ini digelar sebagai ungkapan rasa duka atas terjadinya tragedi di Stadion Kanjuruhan Malang selepas pertandingan Arema kontra Surabaya yang menewaskan lebih dari seratus orang.
“Pemerintah Kota Binjai turut prihatin atas apa yang terjadi di Stadion Kanjuruhan, Malang, semoga tragedi ini dapat menjadi pembelajaran bagi kita semua, dan semoga pula, tragedi seperti ini menjadikan sepak bola Indonesia berbenah dan lebih baik lagi,” ucap Wali Kota.
Wali Kota Binjai mengungkapkan, doa bersama sebagai rasa belasungkawa ini lah yang bisa diberikan sebagai bentuk dukungan dan harapan bagi mereka yang menjadi korban. “Semoga para korban bisa mendapatkan tempat terbaik, dan kepada para keluarga yang ditinggalkan agar diberikan kesabaran,” ujarnya pula.
“Saya juga mengingatkan kepada seluruh perangkat penyelenggara pertandingan sepak bola di Indonesia khususnya di Kota Binjai agar tidak terulang lagi kejadian seperti ini,” ucapnya.
“Nyawa jauh lebih berharga dari satu pertandingan olahraga apapun, tidak selayaknya sepakbola menyebabkan hilangnya nyawa manusia, karena sejatinya sepakbola adalah aktivitas yang menghibur dan menyehatkan,” tegasnya pula.
Wali Kota juga mengimbau seluruh masyarakat yang untuk bersama-sama menyerahkan tragedi Kanjuruhan ini kepada aparat dan jangan membuat opini yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat.(BB-2)
















