Daerah  

Tiorita: Pengadaan Barang Jasa Harus Transparan, Efisien dan Beri Ruang Luas untuk UMKM Langkat

BIMTEK: Plt Bupati Langkat, Tiorita Br Surbakti, SH, membuka Sosialisasi dan Bimbingan Teknis Belanja E-Purchasing melalui Lokapasar AyooMall di Ruang Pola Kantor Bupati Langkat, Jumat (11/9/2026).(Foto dok Ist).
banner 120x600
banner 468x60

BBSNews.id – Langkat – Pelaksana Tugas Bupati Langkat, Tiorita Br Surbakti, SH, mendorong percepatan transformasi digital dalam pengadaan barang dan jasa pemerintah melalui optimalisasi metode e-purchasing pada Katalog Elektronik di lokapasar AyooMall.

 

banner 325x300

Dorongan itu disampaikan Tiorita saat membuka Sosialisasi dan Bimbingan Teknis Belanja E-Purchasing melalui Lokapasar AyooMall di Ruang Pola Kantor Bupati Langkat, Jumat (11/9/2026).

 

Kegiatan yang berlangsung selama 10–11 September 2026 itu diikuti para kepala perangkat daerah, camat, Pejabat Pembuat Komitmen, serta pelaku usaha lokal Kabupaten Langkat.

 

Tiorita mengatakan transformasi digital dalam pengadaan barang/jasa bukan hanya mengikuti perkembangan teknologi, tetapi bagian dari upaya mewujudkan tata kelola yang transparan, efisien, efektif, akuntabel dan terdokumentasi.

 

“Pemerintah Kabupaten Langkat memiliki peran penting dalam memastikan pelaku usaha, khususnya UMKM lokal, memperoleh ruang yang adil dan strategis untuk berpartisipasi dalam pengadaan barang/jasa pemerintah,” ujar Tiorita.

 

Ia menekankan kepada para kepala perangkat daerah untuk lebih mengutamakan produk lokal dan memberikan porsi signifikan bagi UMKM lokal dalam belanja pemerintah.

 

“Hari ini merupakan wujud nyata kehadiran Pemerintah Kabupaten Langkat untuk pelaku usaha,” tegasnya.

 

Menurut Tiorita, pemanfaatan e-purchasing melalui Katalog Elektronik pada AyooMall dapat menjadi solusi praktis dan strategis agar proses pengadaan lebih transparan dan akuntabel.

 

“Mari perkuat sinergi antara pemerintah, pelaku usaha dan masyarakat, sehingga implementasi belanja pemerintah melalui daring tidak hanya mewujudkan pemerintahan yang modern, tetapi juga mampu meningkatkan kesejahteraan UMKM dan masyarakat secara keseluruhan,” katanya.

 

30 Pelaku Usaha Lokal Sudah Terdaftar

 

Sementara itu, Kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa Setdakab Langkat, David Helgod Pardede,S.IP.,M.SP., menjelaskan pihaknya terus melakukan pendampingan agar pelaku usaha lokal siap masuk ke ekosistem pengadaan elektronik.

 

Hingga pelaksanaan bimtek, tercatat lebih dari 30 pelaku usaha lokal telah terdaftar di AyooMall. Produk yang tersedia mulai dari ATK, makanan dan minuman, pakaian, hingga berbagai jenis barang lainnya.

 

“Ini akan terus kita dorong sehingga belanja P-APBD nanti sudah bisa melalui e-marketplace,” ujar David.

 

Ia menilai semakin banyak pelaku usaha lokal yang terdaftar, semakin besar pula dampak belanja pemerintah terhadap aktivitas ekonomi masyarakat Langkat.

 

Perwakilan Presiden Direktur PT Air Mas Perkasa, Aldo Reza Sayuda, mengapresiasi langkah Pemkab Langkat.

 

Ia menilai komitmen tersebut menunjukkan keseriusan pemerintah daerah membangun tata kelola pengadaan yang transparan sekaligus memanfaatkan teknologi.

 

“Komitmen nyata Pemerintah Kabupaten Langkat dalam mendorong digitalisasi dan transparansi dalam membelanjakan barang dan jasa patut diapresiasi,” katanya.

 

Ia berharap kegiatan ini memperkuat implementasi pengadaan barang/jasa berbasis digital di Kabupaten Langkat.

“Semoga dengan kegiatan ini terwujud Pemerintah Kabupaten Langkat yang cepat, transparan dan terdokumentasi dengan baik,” harapnya.

 

Melalui optimalisasi e-purchasing, Pemkab Langkat diharapkan tidak hanya mempercepat transformasi digital, tetapi juga memperluas kesempatan pelaku usaha lokal memenuhi kebutuhan pemerintah daerah.(BB-2).

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *