BBSNews.id – Langkat -Ketua DPRD Kabupaten Langkat Sribana Perangin Angin menjadi narasumber Workshop Keamanan dan Keselamatan di Destinasi Wisata yang digelar Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Langkat. Kegiatan berlangsung di kawasan wisata Pamah View, Desa Telagah, Kecamatan Sei Bingai, Jumat (19 /6/2026).
Workshop ini diikuti sekitar 50 peserta dari 14 pengelola objek wisata di Sei Bingai. Tujuannya meningkatkan pemahaman pelaku usaha wisata, pengelola destinasi, pemandu wisata, dan pemangku kepentingan tentang standar keamanan serta keselamatan dalam pengelolaan wisata.
Dalam paparannya, Sribana menegaskan keamanan dan keselamatan adalah faktor utama membangun kepercayaan wisatawan. Destinasi yang aman dan nyaman dinilai punya daya saing lebih tinggi serta berpotensi meningkatkan kunjungan.
“Faktor keamanan dan keselamatan menjadi salah satu kunci meningkatkan kualitas destinasi wisata. Ketika wisatawan merasa aman, mereka lebih percaya untuk berkunjung dan kembali lagi. Ini berdampak positif pada pertumbuhan pariwisata dan peningkatan Pendapatan Asli Daerah,” ujar Sribana.
Politisi Golkar itu juga menekankan keamanan bukan hanya tanggung jawab pemerintah. Dibutuhkan komitmen bersama pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat.
“Dengan sinergi yang baik, saya optimis destinasi wisata di Langkat semakin berkembang dan memberi manfaat ekonomi lebih besar bagi masyarakat,” katanya.
Sribana menambahkan DPRD Langkat berkomitmen mendukung pengembangan pariwisata lewat fungsi legislasi, penganggaran, dan pengawasan agar pembangunan berjalan berkelanjutan.
Sementara itu, Kepala Disbudpar Langkat Nur Elly Heriani Rambe menyebut pihaknya terus berupaya meningkatkan kontribusi pariwisata terhadap PAD. Menurutnya, itu harus diiringi fasilitas memadai di setiap destinasi.
“Pengembangan destinasi harus diiringi peningkatan infrastruktur dan pelayanan. Akses jalan harus memadai, pemandu wisata bersertifikat kompetensi, serta tersedia sarana keselamatan dan fasilitas pendukung lain,” jelasnya.
Workshop turut menghadirkan narasumber dari BPBD Kabupaten Langkat dan Basarnas Provinsi Sumatera Utara yang membahas mitigasi risiko dan kesiapsiagaan darurat di destinasi wisata.(BB-2).
















