Kecelakaan KA Argo Bromo dan KRL di Bekasi,15 Jenazah Korban Teridentifikasi

EVAKUASI: Proses evakuasi gerbong kereta rel listrik (KRL) yang terlibat kecelakaan di Stasiun Bekasi Timur, Bekasi, Jawa Barat, berlangsung dramatis pada Selasa (28/4/2026). (Pradita Utama/detikFoto)
banner 120x600
banner 468x60

BBSNews.id – Jakarta -Kecelakaan kereta terjadi di Stasiun Bekasi Timur, Bekasi, Jawa Barat (Jabar), melibatkan kereta api jarak jauh (KAJJ) Argo Bromo Anggrek dan KRL Commuter Line lintas Cikarang. Peristiwa ini terjadi pada Senin (27/4/2026) malam.

Sejumlah informasi telah dihimpun terkait kejadian tersebut, mulai dari kronologi tabrakan, data korban terbaru, hingga dugaan penyebab yang masih dalam proses investigasi. Berikut rangkumannya terkini terkait kejadian tersebut.

banner 325x300

Kecelakaan diduga diawali kecelakaan pertama di perlintasan dekat Stasiun Bekasi Timur. Awalnya, ada mobil taksi listrik yang lebih dulu tertemper KRL pada jalur atau rel ke arah Jakarta.

Taksi itu tertemper KRL karena melintang di atas rel. Tabrakan itu sehingga mengganggu perjalanan.

“Jadi KRL-nya itu ada taksi yang menemper KRL di JPL (jalur perlintasan langsung) lintasan dekat Bulak Kapal ya. Yang membuat KRL-nya terhenti,” kata Manajer Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo, saat dihubungi, Senin (27/4/2026).

Akibat insiden kecelakaan yang pertama, ada KRL menuju ke Cikarang yang berhenti di Stasiun Bekasi Timur. KRL kedua tersebut berada di jalur yang sama dengan KA Argo Bromo Anggrek. Tak lama berselang, KA Argo Bromo Anggrek menabrak bagian belakang KRL arah Cikarang tersebut.

“KRL berhenti, di belakangnya ada Kereta Argo Bromo,” imbuhnya.

Benturan dilaporkan cukup keras hingga menyebabkan kerusakan parah pada rangkaian kereta. Bahkan, bagian depan KA jarak jauh disebut menembus gerbong wanita KRL

15 Korban Meninggal ⁴

Sementara itu sebanyak 15 jenazah korban kecelakaan KA Agro Bromo Anggrek dan KRL di Stasiun Bekasi Timur telah teridentifikasi di sejumlah rumah sakit (RS) Bekasi dan Jakarta. Sebanyak 10 jenazah korban teridentifikasi di RS Polri, Kramat Jati.

“Pada pukul 14.00 WIB, telah dilaksanakan sidang rekonsiliasi untuk menentukan identitas korban, dan memutuskan 10 jenazah telah berhasil teridentifikasi,” kata Kepala Rumah Sakit (Karumkit) RS Polri Kramat Jati Brigjen Prima Heru Yulihartono di RS Polri, Kramat Jati, Selasa (28/4/2026).

Berikut identitas 15 jenazah yang teridentifikasi:

RS Polri Kramat Jati:

1. Tutik Anitasari (P/31)

2. Harum Anjasari (P/27)

3. Nur Alimantun Citra Lestari (P/19)

4. Farida Utami (P/52)

5. Vica Acnia Fratiwi (P/23)

6. Ida Nuraida (P/48)

7. Gita Septia Wardany (P/20)

8. Fatmawati Rahmayani (P/29)

9. Arinjani Novita Sari (P/25)

10. Nur Ainia Eka Rahmadhyna (P/32)

RSUD Bekasi:

1. Nuryati (P/41)

2. Nur Laela (P/39)

3. Engar Retno Krisjayanti (P/35)

 

RS Mitra Bekasi:

1. Adelia Rifani

RS Bella Bekasi:

1. Ristuti Kustirahayu (DetikNews).

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *