BBSNews.id – Medan – Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut) memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di seluruh wilayah Sumatera Utara pada malam pergantian tahun baru 2026 berlangsung aman, lancar, dan terkendali.
Keberhasilan ini merupakan buah dari kerja keras ribuan personel gabungan dalam Operasi Lilin Toba 2025.
Dari pantauan di beberapa lapangan, perayaan tahun baru kali ini terasa berbeda. Masyarakat Sumatera Utara terlihat lebih banyak mengisi malam pergantian tahun dengan Ibadah doa bersama dan kegiatan yang tenang, menyusul imbauan kepolisian untuk menunjukkan empati terhadap saudara-saudara yang sedang tertimpa musibah bencana alam di beberapa titik wilayah Sumut.
Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol. Ferry Walintukan, menyatakan rasa terima kasihnya kepada masyarakat yang telah menjaga ketertiban selama perayaan berlangsung.
“Kami sangat mengapresiasi masyarakat Sumatera Utara yang telah merayakan malam pergantian tahun dengan penuh kedewasaan. Situasi secara umum di 33 kabupaten/kota terpantau kondusif. Tidak ada gangguan keamanan yang menonjol, dan masyarakat sangat kooperatif dalam mengikuti imbauan kami untuk tidak berlebihan dalam berpesta,” ujar Kombes Pol. Ferry Walintukan saat dikonfirmasi di Mapolda Sumut, Kamis (1/1/2026).
Ia menjelaskan bahwa keberhasilan ini didukung oleh penempatan 5.737 personel gabungan yang tersebar di seluruh pos pengamanan, pelayanan, dan terpadu.
Pendekatan yang dilakukan petugas di lapangan bersifat humanis namun tetap tegas dalam menjaga kelancaran lalu lintas, terutama di jalur-jalur wisata seperti menuju Berastagi dan Danau Toba.
Terkait imbauan pembatasan kembang api, Kombes Pol. Ferry walintukan menegaskan bahwa hal tersebut dijalankan dengan baik oleh warga sebagai bentuk solidaritas terhadap korban banjir dan longsor di Tapanuli Selatan dan Tapanuli Tengah.
“Solidaritas warga Sumut sangat luar biasa. Malam ini kita membuktikan bahwa kita bisa merayakan tahun baru dengan penuh kekhidmatan dan empati tanpa harus mengurangi makna kebahagiaan itu sendiri.
Meski malam puncak telah terlewati, Polda Sumut beserta jajaran Polres akan tetap bersiaga hingga berakhirnya masa libur tahun baru untuk memastikan kepulangan wisatawan berjalan aman.
“Petugas kami tetap di lapangan. Kami pastikan masyarakat yang berwisata dan yang akan kembali beraktivitas merasa aman dan nyaman. Jika ada kendala, jangan ragu untuk melapor ke pos terdekat atau menghubungi layanan 110,” sebut Humas.
Tak Gelar Pesta Kembang Api
Sebelumnya Polda Sumut mengimbau masyarakat untuk tidak menggelar pesta kembang api maupun perayaan berlebihan pada malam pergantian Tahun Baru 2026. Imbauan tersebut disampaikan sebagai bentuk empati dan kepedulian terhadap warga yang terdampak bencana banjir dan tanah longsor di sejumlah wilayah Sumatera Utara.
Kepala Bidang Humas Polda Sumut, Komisaris Besar Polisi Ferry Walintukan, mengatakan perayaan malam tahun baru sebaiknya dilakukan secara sederhana dan penuh makna, dengan mengedepankan rasa kebersamaan serta solidaritas sosial.
“Kami mengimbau masyarakat dalam merayakan malam tahun baru agar tidak melakukan pesta kembang api, sebagai bentuk rasa duka dan empati kepada masyarakat yang terdampak bencana,” ujar Kombes Pol Ferry Walintukan di Medan, pada Rabu 31 Desember 2025 lalu.
Menurutnya, sejumlah daerah di Sumatera Utara saat ini masih berjuang menghadapi dampak bencana alam, seperti di Kabupaten Tapanuli Tengah, Kabupaten Tapanuli Selatan, Kabupaten Langkat, dan wilayah lainnya. Oleh karena itu, ia mengajak masyarakat untuk menahan euforia dan menggantinya dengan kegiatan yang lebih bermanfaat.
“Pergantian tahun sebaiknya diisi dengan kegiatan yang positif, khidmat, dan bermakna, sebagai wujud kepedulian terhadap sesama,” jelasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Kombes Pol Ferry juga mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan aktivitas yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban umum, seperti pesta minuman keras, konvoi ugal-ugalan, maupun tindakan lain yang dapat meresahkan masyarakat.
“Kami meminta masyarakat menjaga situasi kamtibmas agar tetap aman dan kondusif, serta merayakan tahun baru dengan cara-cara yang positif,” tegasnya.
Untuk menjamin keamanan dan kenyamanan masyarakat pada malam pergantian tahun, Polda Sumut bersama Polres jajaran telah menyiagakan ribuan personel gabungan di berbagai titik strategis.
“Pada malam tahun baru ini, kami menurunkan sekitar 5.737 personel gabungan, dengan 4.250 di antaranya merupakan personel Polri,” ungkapnya.
Personel tersebut akan ditempatkan di sejumlah lokasi keramaian, seperti Lapangan Merdeka Medan, gereja, pusat perbelanjaan, kawasan wisata, serta titik-titik rawan lainnya. Selain itu, Polda Sumut juga menyiapkan 166 pos pengamanan untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan.
Terkait arus lalu lintas, Polda Sumut akan menerapkan rekayasa dan pengalihan arus secara situasional apabila terjadi kepadatan kendaraan, baik di kawasan perkotaan maupun jalur wisata.
“Pengalihan arus akan kami lakukan bila diperlukan, termasuk menuju kawasan wisata seperti Danau Toba, Berastagi, dan lokasi wisata lainnya,”sebutnya. (BB-2).
















