Daerah  

Banjir di Langkat Surut, Terdampak 72.358 KK Mengungsi 20.270 Jiwa, BPBD: Puluhan Rumah Hanyut

banner 120x600
banner 468x60

BBSNews.id – Langkat – Data terbaru sementara banjir di Kabupaten Langkat per 4 Desember 2025, dari 16 Kecamatan terdampak banjir kini menurun menjadi sebanyak 72.358 KK dengan 289.432 jiwa dan jumlah pengungsi sebesar 20.270 jiwa.

“Banjir yang terjadi di kabupaten Langkat ini disebabkan tingginya curah hujan sejak 25 November lalu sehingga menyebabkan banjir setinggi 50 cm s/d 200 cm,”sebut  Kepala Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Langkat, Binawan , kepada wartawan ,Kamis (4/12/2025).

banner 325x300

Disebutkannya, berdasarkan data update Tim Rekasi Cepat Penanggualangan bencana (TRC PB) Multi Sektor Kabupaten Langkat diperoleh untuk kerusakan rumah hilang terseret banjir yakni di Kecamatan Berandan Barat di Desa Tualang 9 unit rumah hanyut,1 unit SDN 053994 rusak ringan, Desa Lubuk Kasih 1 unit rumah rusak berat, Kelurahan Tangkahan Durian, 24 unit rumah rusak berat, di Kelurahan Tangkahan Durian Lingkungan Perdamaian ,1 unit SDN 058123 Alur Pakis rusak berat (roboh).

Di Kecamatan Sawitseberang Desa Alur Gadung, 2 unit rumah hanyut, Desa Mekar Sawit, 1 unit rumah rusak berat,Kelurahan Sawitseberang 1 unit rumah roboh.

Surut

Diakuinya, 14 kecamatan terdampak banjir dan kondisi airnya perlahan mulai surut dan bahkan sebahagian warganya sudah kembali ke rumah, antara lain, Kecamatan Besitang ,Berandan Barat, Seilepan, Babalan, Gebang, Batangserangan,Sawitseberang, Pematang Jaya, Pangkalan Susu, Stabat, Secanggang, Binjai, Wampu dan Hinai. “Sedangkan dua kecamatan yang kondisi airnya belum surut dan masih tinggi debit airnya yakni di kecamatan Tanjungpura dan Padangtualang,” sebut Binawan.

Korban Jiwa

Sementara itu terdampak banjir di kabupaten Langkat, Binawan mengaku menelan korban jiwa sebanyak 11 orang  yakni  di Kecamatan Babalan 5 orang (2 orang dewasa, 3 orang anak – anak). Enam korban jiwa lain di Kecamatan Besitang, 4  identitas korban diketahui yakni, Nazla Rahmadani (16) perempuan Warga Dusun Pantai Buaya , Desa Bukit Mas. Dimana korban hanyut terlepas dari orangtuanya saat menyelamatkan diri dari rumah pada Rabu 26 November sekira Pukul 12.00 WIB.

Wiji (62) laki laki warga Bukit Kubu terseret arus, Jeni (22)Perempuan Warga Desa Sekoci  terlepas dari gengaman ibu saat akan menyelematkan ke arah yang lebih tinggi dan Sumisno (63) meninggal akibat kelelehan waktu banjir.

Diakuinya, minimnya sarana prasarana di BPBD Langkat menjadi kendala penanggulangan bencana saat Tanggap Darurat selama ini. “ BPBD Langkat telah mengajukan permohonan ke BNPB, termasuk perahu karet untuk evakuasi yang merupakan kebutuhan mendesak,sebut Binawan.(BB-2).

 

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *