Daerah  

Banjir Bandang di Tapanuli Utara Hanyutkan Rumah dan Badan Jalan Amblas

RUNTUH: Satu unit rumah di jalan Rakkea Sipagagan Tarutung runtuh diterjang arus deras luapan air sungai Aek Siansimun yang terjadi Selasa (25/11/2025) sekira pukul 20.00 WIB. (Foto BBSNews.id/Posma Simorangkir)
banner 120x600
banner 468x60

BBSNews.id -Tarutung -Hujan yang mengguyur Kabupaten Tapanuli Utara dua hari non stop berturut-turut mengakibatkan luapan air disejumlah sungai dan terjadinya bandang.

Pada Selasa malam (25/11/2025) banjir bandang terjadi di Kecamatan Pahae Jae secara khusus melanda Desa Suka Maju dengan merendam puluhan rumah penduduk.

banner 325x300

Atas peristiwa tersebut tercatat sebanyak 30 rumah penduduk dan satu rumah ibadah (mesjid) terendam. Selain merendam rumah warga, banjir bandang juga menghanyutkan 4 unit rumah dan satu mobil.

Peristiwa banjir yang terjadi malam hari di Desa Suka Maju tersebut juga dibarengi padamnya arus listrik hingga membuat warga betul-betul dalam kesulitan.

Untuk sementara warga korban banjir mengungsi ke tempat yang lebih aman.

Selain di Pahae Jae, banjir juga terjadi kawasan Siualuompu Kecamatan Tarutung hingga membuat sejumlah rumah warga terendam.

Warga sangat was-was dengan curah hujan yang tiada henti dan luapan air di sungai-sungai sekitar Siualuompu terus meninggi.

JALAN AMBLAS: Badan jalan Parbubu amblas diterjang arus deras luapan sungai Aek Siborgung. (Foto BBSNews.id/Posma Simorangkir).

Luapan air juga terjadi di beberapa sungai yang ada di Kecamatan Tarutung, Kabupaten Tapanuli Utara yang mengakibat badan jalan amblas akibat derasnya terjangan air.

Ada dua badan jalan yang amblas diterjang arus deras luapan air sungai di Tarutung yang jalan Sutan Sumurung dan jalan Parbubu.

Jalan Sutan Sumurung yang amblas berada di daerah Aek Siansimun yang tepat bersisian dengan Sungai Aek Siansimun.

Amblasnya badan jalan tersebut juga mengancam rumah-rumah warga di sekitar jalan. Dikhawatir apabila amblasnya badan jalan semakin melebar, arus sungai dapat menerjang rumah warga.

Luapan air sungai Aek Siansimun tersebut telah pula meruntuhkan satu unit rumah di jalan Rakkea Sipagagan akibat tanah lokasi berdirinya rumah tersebut tergerus terjangan air.

Menurut keterangan warga setempat, peristiwa itu terjadi Selasa (25/11/2025) malam sekira pukul 20.00 WIB.

Berikutnya badan jalan yang amblas yaitu jalan Parbubu yang bersisian dengan Sungai Aek Siborgung.

Warga menyebutkan luapan air sungai sampai ke badan jalan dengan arus sangat deras dari hulu. Derasnya arus sunga tersebut menghantam dinding sungai yang persis menerpa badan jalan.

Amblasnya kedua badan jalan mengakibatkan arus transportasi dari arah kota Tarutung menuju Parbubu dan Huta Pea terganggu. Begitu juga pergerakan kendaraan dari Saitnihuta menuju Tarutung.

Saat ini kedua badan jalan hanya bisa dilalui kendaraan sepeda motor. Akibatnya aktivitas warga menjadi terganggu. (BB-2).

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *