Wapres Gibran Tinjau Gerbang Tol Tanjungpura – Pangkalanbrandan, Pj Bupati Langkat: Pastikan Kelancaran Nataru

TINJAU TOL TANJUNGPURA: Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka, didampingi Pj. Bupati Langkat H.M. Faisal Hasrimy, AP, M.AP, dan istri, Selvi Ananda, meninjau Gerbang Tol Tanjung Pura, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, Selasa (24/12/2024).(Foto dok/ Ist).
banner 120x600
banner 468x60

BBSNews.id – Langkat – Wakil Presiden  (Wapres) Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka, didampingi Pj. Bupati Langkat H.M. Faisal Hasrimy, AP, M.AP, dan istri, Selvi Ananda, meninjau Gerbang Tol Tanjung Pura, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, Selasa (24/12/2024). Peninjauan ini dilakukan untuk memastikan kelancaran mobilitas masyarakat selama libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2024/2025, sekaligus mendukung perayaan Nataru yang aman dan lancar.

Dalam kunjungannya, Wapres Gibran menegaskan pentingnya memastikan arus lalu lintas lancar selama periode liburan. “Intinya kita tidak ingin ada kemacetan ataupun penumpukan kendaraan pada saat Nataru,” ujarnya.

banner 325x300

Gerbang Tol Tanjung Pura merupakan bagian dari jaringan Jalan Tol Binjai–Langsa yang berfungsi strategis sebagai penghubung antara Medan, Binjai, Langkat, hingga Pangkalan Brandan. Infrastruktur ini diharapkan mampu meningkatkan konektivitas sekaligus mempersingkat waktu perjalanan masyarakat.

Kepala Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional (BBPJN) Sumut, Stanley, menyampaikan bahwa Jalan Tol Tanjung Pura–Pangkalan Brandan telah melewati Uji Laik Fungsi (ULF) pada akhir November 2024. Jalan tol ini akan difungsionalkan selama periode Nataru untuk mempermudah akses masyarakat, dengan waktu tempuh Binjai–Pangkalan Brandan menjadi hanya 40 menit dari sebelumnya 2 jam.

“Tol ini mempersingkat waktu perjalanan masyarakat hingga 1 jam 20 menit. Fasilitas rest area dengan arsitektur khas Melayu, Aceh, dan Batak Karo juga siap melayani pengendara,” ungkap Stanley.

Jalan tol ini dilengkapi fasilitas seperti toilet, area parkir, UMKM, masjid, food court, klinik, dan bengkel kendaraan. Kendaraan juga dapat melintasi jalur crossing pipa gas alam dengan aman berkat perhitungan teknis dan aspek keamanan yang matang.

Pj. Bupati Langkat, H.M. Faisal Hasrimy, menegaskan kesiapan daerahnya dalam menyambut momen Nataru. “Kami telah berkoordinasi dengan semua pihak terkait, termasuk kepolisian dan dinas perhubungan, untuk memantau titik rawan kemacetan serta menyiapkan langkah antisipasi,” ujarnya.

Faisal juga menyampaikan apresiasinya atas perhatian Wakil Presiden dan dukungan pemerintah pusat terhadap infrastruktur di Langkat. “Kami berkomitmen memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat yang melintasi Langkat, khususnya pada momen Nataru,” tambahnya.

Turut hadir dalam peninjauan tersebut, Danrem 022/PT Kolonel Inf. Tagor Rio Pasaribu, SE, Dandim 0203/LKT Letkol Arh FX Ibnu Hardiyanto, SE, Kapolres Langkat AKBP David Triyo Prasojo, SH, SIK, M.Si, Kajari Langkat Yuliarni Appy, SH, MH, Kadis PU Provsu Mulyono, dan Sekdakab Langkat H. Amril, S.Sos, M.AP.

Dengan rampungnya jaringan tol ini, Langkat kini memiliki konektivitas yang lebih baik dari Medan hingga Pangkalan Brandan, memberikan kontribusi besar terhadap kelancaran mobilitas masyarakat dan peningkatan perekonomian daerah selama periode liburan akhir tahun.

Tinjau Jalan Tol Tanjungpura – Pangkalanbrandan

Sementara itu Wakil Presiden (Wapres) RI Gibran Rakabuming Raka saat meninjau kondisi Jalan Tol Ruas Binjai-Pangkalanbrandan Langkat. Hal tersebut dilakukan dalam kunjungan kerjanya di Langkat, Selasa (24/12/2024).

Dalam kesempoatan itu Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Sumatera Utara  (Sumut) turut bersama rombongan Wapres, mengunjungi pintu Tol Tanjungpura yang sudah beroperasi secara resmi pada September lalu.  Sejak Sabtu (21/12/2024) lalu, ruas Tanjungpura-Pangkalanbrandan juga sudah dibuka uji coba untuk masa libur Nataru.

Wapres mendengarkan paparan dari Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Sumatera Utara, Stanley Cicero Tuapattinaja, terkait progres pembangunan ruas tol di beberapa provinsi di Sumbagut. Satu di antaranya adalah persentase kesiapan ruas Tanjungpura-Pangkalanbrandan sepanjang 19 Km, sebesar 99,46%. Serta ruas Pangkalanbrandan-Langsa (Provinsi Aceh) yang sudah mencapai 49 Km dari total 73 Km, atau 76,31% untuk progres pembebasan lahannya.

Pj Sekdaprov Arman Effendy Pohan mengatakan, pembangunan jalan Tol Trans Sumatera telah memberikan dampak signifikan bagi mobilitas masyarakat dari berbagai sektor. Termasuk juga iklim investasi yang berpotensi akan semakin membesar di provinsi ini.

Effendy Pohan menyampaikan, sejak keberadaan jalan tol mulai dari Kisaran-Medan-Pangkalanbrandan dan Pematangsiantar, akses masyarakat semakin mudah dan cepat. Khususnya ruas Tebingtinggi-Pematangsiantar-Sidamanik menuju Parapat Simalungun, mempersingkat waktu tempuh menuju objek wisata di daerah dataran tinggi tersebut.

Senada dengan itu, Pj Bupati Langkat Faisal Hasrimy turut menyampaikan apresiasi karena sebagai kabupaten yang berbatasan langsung dengan Provinsi Aceh, daerah ini akan bisa menjadi lebih maju, dimana potensi masuknya investasi ke daerahnya.

“Dengan keberadaan jalan tol ini, mempermudah dan memperlancar akses transportasi di Kabupaten Langkat. Apalagi daerah ini merupakan pintu gerbang perbatasan dengan Provinsi Aceh. Kita berharap, dengan dibukanya nanti akses ke Provinsi Aceh, akan memberikan manfaat dalam percepatan pembangunan di Sumatera Utara,” ujar Faisal.

Usai meninjau jalan Tol, Wapres dan rombongan akan melanjutkan kunjungan ke sejumlah titik lainnya di Kota Medan, sebelum kembali ke Jakarta. (BB-2/IS/DKPS).

 

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *