BBSNews.id – Medan – Tim SAR Gabungan terdiri, Basarnas Medan,Kepolisian ,TNI dan terkait lainnya terus melakukan pencaharian korban tanah longsor yang terjadi sejak Rabu (27/11/2024) di kawasan PDAM Desa Sembahe Kecamatan Sibolangit Kabupaten Deliserdang.
Dari data diperoleh, hingga Kamis (28/11/2024), Tim Gabungan berhasil menemukan dua orang yang tertimbun bencana tanah longsor.
Kedua korban yang ditemukan telah tewas dan dievaluasi dari lokasi yang sama di sekitar kawasan Sembahe, Kamis siang.
Belum Dapat Dilalui Kendaraan Roda 2 maupun Roda 4
Sementara Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Gidion Arif S.Sik,MHum,melaporkan situasi terakhir penanganan longsor serta korban jiwa dan luka, terletak Jalan lintas Medan – Berastagi Desa Sembahe Kec. Sibolangit, Deliserdang hingga Kamis 28/11/2024) sekitar pukul 18.30 WIB, akses masih terputus belum dapat dilalui kendaraan bermotor roda 2 maupun roda 4.
Tim Tanggap Darurat yang terdiri dari BPBD Deliserdang, Personel Polda Sumut, Polrestabes Medan,Polsek Pancurbatu serta Tim lainnya masih melakukan upaya pembersihan serta pencarian korban dengan mempergunakan alat berat.
Berdasarkan data diperoleh jumlah korban meninggal dunia dan berhasil dievakuasi sebanyak 7 orang yakni,
Dimas Nansyah Putra Solin (18) warga Pematangsiantar, Jesica Adriani Hutapea (20) Medan, Martin Sinulingga (57) warga Laki Desa Lingga, Laurensius Sihombing (20) Palipi Samosir, Rosmita Br Tarigan, (46) Desa Batu Mbelin, Hardiansyah (33) Perumnas Simalingkar, Yohana Tuti Sitohang (22) warga Samosir
Sedangkan korban luka yang di rawat di IGD RSUP Adam Malik sebanyak 20 orang.
Untuk korban yang di rawat di IGD,sudah mendapatkan perawatan intensif, dan keterangan dari dokter sudah dapat langsung pulang (rawat jalan) karena luka ringan.
Sedangkan Tim Gabungan masih melakukan penyisiran kembali di lokasi korban, melakukan evakuasi barang milik korban mobil, truk lainnya maupun pembersihan material.(Bak).
















