Daerah  

BRGM RI Sosialisasi Rehabilitasi Mangrove di Langkat Pj Bupati: Berharap Jadi Contoh Pengelolaan Ekosistem Mangrove yang Baik dan Berkelanjutan

SOSIALISASI: Pj Bupati Langkat H.M. Faisal Hasrimy, AP, M.AP.diwakili oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan, H. Sukhyar Mulyamin, S.Sos, M.Si, membuka sosialisasi Percepatan Rehabilitasi Mangrove di ruang pola Kantor Bupati Langkat, Kamis (29/8/2024).(Foto dok/Ist)
banner 120x600
banner 468x60

 

BBSNews.id – Langkat – Pemerintah Kabupaten Langkat menunjukkan komitmen kuat dalam upaya pelestarian lingkungan melalui dukungan penuh terhadap program percepatan rehabilitasi mangrove yang disosialisasikan oleh Badan Restorasi Gambut dan Mangrove Republik Indonesia (BRGM RI). Dalam acara yang digelar di ruang pola Kantor Bupati Langkat pada Kamis (29/8/2024),

banner 325x300

 

BBSNews.id – Langkat – Pj Bupati Langkat H.M. Faisal Hasrimy, AP, M.AP.diwakili oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan, H. Sukhyar Mulyamin, S.Sos, M.Si, membuka  sosialisasi Percepatan Rehabilitasi Mangrove dan Perencanaan Perlindungan dan Pengelolaan Ekosistem Mangrove di Kabupaten Langkat di ruang pola Kantor Bupati Langkat, Kamis (29/8/2024).

 

Sosialisasi  oleh Badan Restorasi Gambut dan Mangrove Republik Indonesia (BRGMRI) didukung Pemkab Langkat dalam upaya pelestarian lingkungan  melalui rehabilitasi. Tampak hadir Kepala Kapokja Rehabilitasi Mangrove Wilayah Sumatera, Sumidi, S.Hut, M.PH., Wakil Ketua DPRD Kabupaten Langkat, Dr. Donny Setha, ST, SH, MH., perwakilan dari Dandim 0203/LKT, Mayor Hasannudin Batu Bara (Pabung Dim 0203/LKT), Kadis Lingkungan Hidup Kabupaten Langkat, M. Harmain, S.STP., dan Kadis Perikanan dan Kelautan Langkat, Drs. T.M. Auzai.

 

Dalam sambutannya, Sukhyar menegaskan bahwa Kabupaten Langkat, sebagai salah satu wilayah di Provinsi Sumatera Utara yang masuk dalam lokasi indikatif rehabilitasi mangrove, memiliki peran strategis dalam upaya pelestarian lingkungan di tingkat nasional.

 

“Langkat memiliki ekosistem mangrove yang vital bagi kehidupan, tidak hanya sebagai habitat bagi flora dan fauna, tetapi juga dalam mitigasi perubahan iklim melalui penyerapannya terhadap karbon dioksida dan penghasilannya akan oksigen,” jelasnya.

 

Pemkab Langkat mengapresiasi kehadiran BRGM RI yang memberikan dukungan nyata dalam upaya perbaikan ekosistem mangrove. Karenanya sebut Sukhyar, program-program BRGM telah memberi kontribusi signifikan bagi pelestarian ekosistem mangrove, khususnya di Kabupaten Langkat.

 

“Sosialisasi ini menjadi sarana penting bagi kita untuk merumuskan langkah-langkah konkret terkait rehabilitasi dan perlindungan ekosistem mangrove. Kami berharap Langkat dapat menjadi contoh pengelolaan ekosistem mangrove yang baik dan berkelanjutan,” lanjutnya.

 

Pelaksana Harian (Plh) Deputi Bidang Edukasi dan Sosialisasi, Partisipasi dan Kemitraan BRGM RI, Dr. Ir. Suwignya Utama, MBA, menjelaskan bahwa BRGM adalah lembaga non-struktural yang bertanggung jawab langsung kepada Presiden Republik Indonesia. Saat ini, upaya rehabilitasi mangrove semakin gencar disosialisasikan baik di tingkat global maupun nasional, dengan Sumatera Utara menjadi salah satu target utama sesuai dengan Peraturan Presiden No.120 Tahun 2020 tentang BRGM.

Sosialisasi yang berlangsung selama dua hari, 29-30 Agustus 2024, ini diikuti oleh berbagai stakeholder, organisasi perangkat daerah (OPD) terkait, dan ketua kelompok tani hutan.(BB-2).

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *