Dunia  

Pemko Binjai Fasilitasi Pertemuan Virtual Dengan 9 Warga Binjai dan Langkat Terjebak Perang di Ukraina

banner 120x600
banner 468x60

BBSNews.id – Binjai – Pemerintah Kota  (Pemko ) Binjai menggelar pertemuan secara virtual  dengan warga Binjai dan Langkat  yang terjebak perang Ukraina-Rusia di  ruang Binjai Commend Center (BCC)  Pemko Binjai, Jalan Jendral Sudirman, Senin (7/3/2022).

Turut hadir dalam virtual it , Kadis Tenaga Kerja Hamdani Hasibuan Prof Dr H Yuddy Chrisnandi SH ME (Dubes RI untuk Ukraina periode 2017-2021), Ghafur Dharma Putra (Dubes RI untuk Ukraina), Jhuda Nugraha, (Direktur Perlindungan Kementerian Luar Negeri), Lucky Winardi (Direktorat Eropa II membawahi Negara Ukraina dan Rusia), , Ketua PWI Binjai Arma Budi Delisa,Leriadi Tokoh Masyarakat Binjai), Iskandar bersama warga Binjai dan Langkat lainnya yang terjebak perang di Kota Chernihiv Ukraina

banner 325x300

Yuddy Chrisnandi menyampaikan bahwa kementerian Luar Negeri terlibat 24 jam untuk mencari jalan membawa pulang WNI termasuk 9 Orang Warga Binjai-Langkat. Karenanya ia meminta jangan khawatir karena saat ini komunikasi dengan pihak kementrian masih berjalan

Yuddy juga mengatakan bahwa dirinya mengenal baik ke 9 warga Binjai dan Langkat yang sudah bekerja di pabrik plastik yang ada di Kota Chernihiv sejak tahun 2018 lalu.

“Chernihiv merupakan jalur tentara Rusia menuju Belarusia, saat ini oleh pemerintah Ukraina dilarang untuk melintasi dan jalur itu juga diterapkan jam malam, Pemerintah Indonesia yang ada di Ukraina dan Belarusia akan terus melakukan upaya evakuasi terhadap warga negara Indonesia yang masih berada terjebak perang di negara pecahan Uni Soviet tersebut,” ujarnya.

Sedangkan Ghafur Kedubes RI untuk Ukraina meminta Iskandar dan keluarga lainnya  agar tenang dan saat ini sedang dilakukan proses evakuasi ke tempat yang lebih aman bagi mereka yang ada di Ukraina.

Judha Nugraha mewakili  Direktur perlindungan Kementerian Luar Negeri menegaskan, dalam konflik peperangan antara Ukraina dengan Rusia, pihaknya sudah mengeluarkan 113 WNI dari Ukraina. Dari jumlah itu, 80 orang diantaranya telah dipulangkan dengan pesawat ke Indonesia.

“Perlu diketahui, Kota Chernihiv hingga saat ini masih menjadi zona pertempuran. Kami berjanji setelah ada titik terang maka kami akan segera meevakuasi seluruh WNI yang terjebak dalam konflik itu,” ujar Judha.

 Iskandar perwakilan warga Binjai yang saat ini berada di Ukraina  melalui virtual menyampaikan kekhwatirannya dengan keberadaan tentara Ukraina yang berada di bunker persembunyian mereka.

Berikut warga Binjai dan Langkat terjebak di Kota Chernihiv, Ukraina adalah Iskandar, Muhamad Raga Prayuda, Muhamad Aris Wahyudi, Syahfitra Sandiyoga, Agus Alfirian, Rian Jaya Kusuma. Sedangkan tiga warga angkat yaitu Zulham Ramadhan , Amri Abas dan Dedi Irawan. (BB-2).

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *