Daerah  

Gubernur Bobby Nasution Resmikan BRT Mebidang, Target 30 Bus Listrik Beroperasi Desember 2026

BRT MEBIDANG: Gubernur Sumut Bobby Nasution meresmikan Bus Rapid Transit (BRT) Mebidang rute Medan–Binjai dan Medan–Lubuk Pakam di Terminal Tipe B Lubuk Pakam, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, Rabu (19/8).(Foto dok/Binjai).
banner 120x600
banner 468x60

BBSNews.id – Deliserdang –  Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution meresmikan Bus Rapid Transit (BRT) Mebidang rute Medan–Binjai dan Medan–Lubuk Pakam di Terminal Tipe B Lubuk Pakam, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, Rabu (19/8). BRT Mebidang sebagai tahap awal pengoperasian transportasi umum yang menghubungkan kawasan metropolitan Medan, Binjai, dan Deli Serdang.

 

banner 325x300

Turut hadir Wali Kota Binjai, Drs. H. Amir Hamzah, M.AP., dan Ketua DPRD Kota Binjai, Hj. K. Gusuartini Br. Surbakti,  didampingi Asisten Administrasi Umum Setdako Binjai, Drs. Eka Edi Saputra, M.M., Kepala Dinas Perhubungan Kota Binjai, Dr. Harimin Tarigan, S.SiT., S.IP., M.M., serta stakeholder terkait.

 

Dalam arahannya, Gubernur Bobby Nasution menekankan pentingnya integrasi sistem transportasi, termasuk sistem pembayaran. Masyarakat diharapkan cukup membayar satu kali meskipun harus berpindah bus atau koridor. Penerapan sistem pembayaran terintegrasi tersebut ditargetkan mulai terlihat pada 2027.

 

“Kita ingin masyarakat yang bepergian ke Binjai, Deli Serdang, maupun wilayah lainnya cukup melakukan satu kali pembayaran. Jadi, ketika harus berpindah bus karena perbedaan koridor, masyarakat tidak perlu melakukan pembayaran kembali,” ujar Bobby.

 

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Sumatera Utara, Yudha P. Setiawan, menyampaikan bahwa jumlah armada BRT Mebidang akan ditambah secara bertahap hingga mencapai 30 bus listrik pada 8 Desember 2026.

 

Rinciannya, 13 bus akan melayani Koridor 1 Teladan–Terminal Lubuk Pakam, 14 bus untuk Koridor 2 Simpang Barat–Binjai, sedangkan tiga unit lainnya disiapkan sebagai armada cadangan.

 

Selama masa uji coba, masyarakat dapat menggunakan layanan BRT Mebidang secara gratis. Setelah beroperasi penuh, tarif ditetapkan sebesar Rp4.300 untuk penumpang umum dan Rp3.000 bagi kategori khusus, seperti pelajar, penyandang disabilitas, dan lanjut usia.

 

Selain penambahan armada, sebanyak 121 titik pemberhentian baru akan dibangun pada kedua koridor. Rinciannya 68 titik pada lintasan Teladan–Terminal Lubuk Pakam dan 53 titik pada lintasan Simpang Barat–Binjai.

 

Pemprov Sumatera Utara turut meluncurkan aplikasi Trans-Sumut. Aplikasi ini dapat digunakan masyarakat untuk mengecek rute, memantau posisi bus secara real-time, serta melakukan pendaftaran tarif khusus.

 

Pemko Binjai menyambut baik hadirnya BRT Mebidang sebagai langkah strategis dalam memperkuat layanan transportasi publik yang aman, terintegrasi, dan terjangkau. Kehadiran BRT juga diharapkan mendukung peningkatan konektivitas masyarakat Kota Binjai dengan wilayah Medan dan Deli Serdang.(BB-3).

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *