BBSNews.id – Langkat -Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Langkat menggelar acara Pelatihan Tenun Melayu Langkat di Pesantren Jabal Rahmah Kec. Stabat,Kamis 18 Desember 2025 lalu.
Acara dengan tema Meningkatkan Keterampilan dan Melestarikan Warisan Budaya ini bertujuan memberikan keahlian kepada pelaku UMKM, khususnya yang bergerak dalam pengembangan kain tenun.
Ketua Harian Dekranasda Kabupaten Langkat Nur Elly Heriani Rambe, MM yang mewakili Ketua Dekranasda Kabupaten Langkat, Ny Hj. Endang Kurniasih Syah Afandin sambutannya, menekankan pentingnya pelatihan itu selain sebagai upaya melestarikan budaya lokal sekaligus meningkatkan kualitas produk tenun tradisional.
“Pelatihan ini kami harapkan dapat memberikan keterampilan khusus kepada para pelaku UMKM, sehingga kain tenun khas Langkat tidak hanya menjadi kebanggaan daerah tetapi juga mampu bersaing di pasar yang lebih luas,” sebut Nur Elly Heriani Rambe, MM yang juga Kadis Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Langkat itu,Rabu (31/12/2025).
HASIL TENUN: Ketua Harian Dekranasda Kabupaten Langkat Nur Elly Heriani Rambe, MM mewakili Ketua Dekranasda Kabupaten Langkat, Ny Hj. Endang Kurniasih Syah Afandin melihat hasil kerajinan Tenun Melayu Langkat di Pesantren Jabal Rahmah Kec. Stabat,Kamis (18/12/2025). (Foto dok/Ist).
Nur Elly Hariani mengaku pelatihan tenun para UMKM itu merupakan bentuk komitmen Dekranasda Langkat guna mendukung pengembangan ekonomi kreatif berbasis Budaya Lokal,” ujarnya.
Acara pembukaan dihadiri oleh berbagai pihak, dan untuk
Narasumber dalam kegiatan itu antara lain Ibu Rafika Johani dan Bapak Angga yang mengenalkan jenis-jenis alat tenun beserta teknik dasar menenun. Serta Narasumber lainnya Bapak Naldi Sembiring yang memaparkan materi business product.
Besar harapan melalui kegiatan ini nantinya jumlah perajin tenun dapat terus bertambah sehingga kerajinan tenun kearifan lokal tetap lestari di bumi Langkat.
Melalui Pelatihan ini pula diharapkan mampu memberikan dampak positif yang signifikan bagi pengembangan kain tenun tradisional serta peningkatan ekonomi para perajin di Kabupaten Langkat.(Jun).
















