Sumut  

Gubsu Bobby Nasution Tinjau dan akan Perbaiki Jalan Gunung Sitoli – Nias Utara serta Jembatan Oyo Nias Barat di Tahun 2025

TINJAU: Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution dalam kunjungannya di Kepulauan Nias meninjau jembatan ambruk di Desa Tuwuna, Kecamatan Mandrehe, Kabupaten Nias Barat, Minggu (9/3/2025).(Foto dok/Diskominfo Sumut).
banner 120x600
banner 468x60

BBSNews.id – Gunungsitoli– Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution akan memperbaiki infrastruktur di Kepulauan Nias, tahun 2025 ini. Hal tersebut disampaikannya saat meninjau jalan rusak di ruas Jalan Gunungsitoli – Nias Utara, Senin (10/3/2025).

“Infrastuktur di Kepulauan Nias ini penting untuk kebutuhan logistik, pangan, dan ini harus diperbaiki,” kata Bobby Nasution.

banner 325x300

Diakuinya, untuk perbaikan jalan rusak di ruas jalan Gunungsitoli menuju Nias Utara, belum dianggarkan di APBD 2025. Karena itu, Ia akan melakukan pergeseran anggaran, sehingga jalan rusak tersebut segera dikerjakan tahun ini.

“Insya Allah, nanti tahun ini dikerjakan kurang lebih 15 km (ruas jalan Gunungsitoli menuju Nias Utara), dari Gunungsitoli sampai perbatasan Nias Utara, ” ujar Bobby Nasution.

Bobby Nasution juga menyebut Kepulauan Nias bagian dari salah satu prioritas pembangunannya. Selama kunker di Kepulauan Nias, Bobby Nasution akan melihat permasalahan apa saja dan segera menyelesaikannya.

Pada Minggu (9/3/2025), Bobby Nasution telah meninjau Jembatan Oyo yang rusak diterjang banjir di Nias Barat. Pemprov Sumut pun akan menggelontorkan anggaran sebesar Rp40 miliar untuk perbaikan jembatan tersebut. Selain jembatan, Pemprov juga akan memperbaiki jalan dari Simpang Miga hingga Sirombu dengan anggaran sebesar kurang lebih Rp350 miliar.

Bobby juga meninjau jalan di beberapa titik ruas jalan Gunungsitoli dan Nias Utara. Jalan tampak sangat rusak. Mobil, sepeda motor, hingga truk tampak berhati-hati saat melewati jalan yang rusak tersebut.

Menurut Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Sumut Topan Ginting, perbaikan infrastruktur di Kepulauan Nias merupakan bagian dari prioritas Bobby Nasution sebagai Gubernur. Untuk itu, Bobby akan melakukan perbaikan infrastuktur secara signifikan di Kepulauan Nias selama lima tahun ke depan.

“Untuk menyelesaikan pembangunan di Nias, dilakukan secara bertahap,” kata Topan.

Agustina Zega, warga Gunungsitoli mengatakan, jalan yang berada di depan rumahnya tersebut telah lama rusak. Kerusakan tersebut tentu mengganggu aktivitas warga sehari-hari. Ia berharap perbaikan segera dilaksanakan mengingat pentingnya fungsi jalan tersebut.

Turut hadir dalam kunjungan tersebut, Bupati Gunungsitoli, Bupati Nias Utara, Kepala Dinas Perhubungan Sumut Agustinus, Kepala Dinas Pendidikan Sumut Haris Lubis.

Tinjau Jembatan Ambruk di Nias Barat

Sementara itu sehari sebelumnya Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution dalam kunjungannya meninjau jembatan ambruk di Desa Tuwuna, Kecamatan Mandrehe, Kabupaten Nias Barat, akibat diterjang sungai yang meluap empat hari lalu. Bobby Nasution berjanji bakal membangun jembatan tersebut tahun ini.

Usai melakukan peninjauan itu Bobby Nasution melakukan rapat bersama OPD dan Bupati Nias Barat Ellyunus Waruwu di dekat lokasi. Dalam rapat tersebut, Kepala Dinas PUPR Sumut Topan Ginting memaparkan rencana pembangunan jembatan dan jumlah anggaran yang dibutuhkan.

“Jadi pertama melihat dulu untuk memastikan pembangunan yang akan kita lakukan, Insya Allah, kita bangun tahun ini,” kata Bobby Nasution, Minggu (9/3/2025) malam.

Pembangunan bakal dimulai dalam waktu dekat. Rencananya, lama pelaksanaan pembangunan bakal berlangsung 9-10 bulan.

“Dalam beberapa bulan ini rencana pembangunan akan dimulai, tapi memang memakan waktu yang agak lama, perkiraan 9-10 bulan,” ucapnya.

Bobby Nasution juga menyebutkan dalam rapat tersebut terdapat sejumlah masukan untuk jalan alternatif, selain yang ada saat ini. Pihaknya bakal mengecek opsi tersebut sebelum menentukan alternatif yang dipilih.

“Makanya tadi kita diskusi tentang alternatif masyarakat untuk melalui jalan yang lain, tadi sudah ada beberapa alternatif, mana nanti opsi yang paling tepat akan kita ambil,” sebutnya.

Pembangunan jembatan tersebut diperkirakan bakal menghabiskan sekitar Rp40 miliar. Selain jembatan, Pemprov Sumut juga bakal memperbaiki jalan dari Simpang Miga sampai Sirombu yang melewati jembatan itu.

“Untuk jembatan sendiri kurang lebih Rp40 miliar, untuk jalan dari simpang Miga sampai Sirombu kurang lebih 60 kilometer kurang lebih Rp350 miliar,” tutupnya.

Untuk diketahui, jembatan ambruk di Desa Tuwuna, Kecamatan Mandrehe, Kabupaten Nias Barat, akibat diterjang sungai yang meluap. Bobby Nasution ternyata sempat meninjau jembatan ambruk itu saat kampanye Pilgub Sumut 2024.

“Iya benar (Bobby Nasution) pernah datang (meninjau jembatan saat kampanye),” kata Bupati Nias Barat Ellyunus Waruwu.

Bobby Nasution meninjau jembatan yang membelah Sungai Noyo ini pada Sabtu (2/11/2024). Saat itu Bobby berjalan di atas jembatan yang dialasi papan dan balok itu.

Lebih lanjut, Ellyunus menjelaskan, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa jembatan ambruk. Keberadaan jembatan itu disebut merupakan akses utama masyarakat.

“Jembatan merupakan akses utama menuju Nias Barat dan sangat penting bagi mobilitas masyarakat serta distribusi barang dan jasa. Putusnya jembatan ini menyebabkan gangguan signifikan, terutama dalam pengangkutan bahan kebutuhan pokok, akses pendidikan, serta pelayanan kesehatan,” ucapnya.

Meski tidak ada korban jiwa, namun warga di 97 desa dari 105 desa yang ada di sana terdampak.

“Wilayah Nias Barat ini terdiri dari 8 kecamatan, 105 desa dengan jumlah penduduk 97.257 orang, dan dengan jembatan ini putus maka desa yang terganggu 97 desa berada di 7 kecamatan, artinya tinggal 8 desa yang tidak terganggu dengan jembatan Noyo,” kata Ellyunus.

Terdapat 2 jalan alternatif yang ada pasca jembatan ambruk. Namun menambah waktu tempuh 1,5 jam hingga 2 jam lebih.

“Setelah kami lalui, dari kondisi normal jalan ada sekitar 1,5 jam paling cepat kalau perjalanan kita kendaraan biasa, tapi yang bawa logistik lebih dari 2 jam pertambahan waktu dari kondisi normal,” ujarnya.

Ellyunus mengusulkan jalan alternatif yang lebih dekat, namun masih butuh perbaikan sekitar 4 kilometer. Bobby Nasution pun merespons bakal mengecek opsi jalan alternatif itu terlebih dahulu. (IS/DKPS).

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *