Daerah  

Gelar Melayu Serumpun Ke-7 Tahun 2024 Ditutup, Wakil Wali Kota Medan : Momentum Lestarikan Budaya Melayu

HADIRI: Mewakili Wali Kota Binjai, Kadis Pariwisata Kota Binjai menghadiri malam penutupan Gelar Melayu Serumpun 2024, di Istana Maimun, Sabtu (1/6/2024). (Foto dok/Ist).
banner 120x600
banner 468x60

BBSNews.id – Binjai – Mewakili Wali Kota Binjai, Kadis Pariwisata Kota Binjai Ismail Ginting S.Pd, M.AP didampingi Sekretaris Dinas Pariwisata Kota Binjai, Wira Juwita, S.STP menghadiri malam penutupan Gelar Melayu Serumpun 2024, di Istana Maimun, Sabtu (1/6/2024).

Gelaran seni dan budaya melayu yang telah berlangsung selama tiga hari tersebut, secara resmi di tutup oleh Wakil Wali Kota Medan Aulia Rachman.

banner 325x300

Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota Medan berharap Gelar Melayu Serumpun dapat menjadi agenda tahunan Dinas Pariwisata Kota Medan. Oleh sebab itu, masyarakat kota Medan harus bangga dan terus berkomitmen dalam melestarikan kebudayaan khususnya seni budaya Melayu.

Lebih lanjut lagi, Aulia Rachman menyampaikan bahwa pelestarian budaya luhur Melayu berada di pundak generasi muda.

“Pada generasi mudalah tersandang harapan untuk lestarinya budaya melayu di muka bumi ini. Mari kita jadikan Gelar Melayu Serumpun ini menjadi momentum untuk melestarikan seni budaya Melayu”, ujarnya.

Atas penampilan dan partisipasi seluruh delegasi pada Gelar Melayu Serumpun, Wakil Wali Kota Medan bersama Pj Sekda Kota Medan menyerahkan sertifikat sebagai bentuk apresiasi karena turut serta memeriahkan perhelatan tersebut.

“Kami atas nama Pemerintah Kota Binjai mengucapkan terima kasih kepada delegasi dari dalam negeri dan dari negara tetangga karena telah ikut serta menyemarakkan Gelar Melayu Serumpun,” ucap Aulia.

Pada malam penutupan ini, Sanggar Mozaik binaan Dinas Pariwisata Kota Binjai turut mempersembahkan penampilan terbaiknya.

Untuk diketahui acara  penutupan Gelar Melayu Serumpun ke – 7 menampilkan tarian Melayu dari 29 delegasi  digelar Pemko  Medan sejak 29 Mei -1 Juni 2024 di Istana Maimun ditutup, Sabtu 1 Juni 2024.

Pagelaran seni budaya Melayu Nasional dan Internasional yang termasuk dari 110  dari agenda Kharisma Event Nusantara (KEN)  2024 ini juga berhasil mempromosikan pariwisata. (BB-2).

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *