BBSNews.id -Tapanuli Utara- Ketua Rapat Pendeta Huria Kristen Batak Protestan (HKBP) Pdt Maulinus Wellington Siregar M.Th membuka Rapat Pendeta Tahun 2023, ditandai dengan ketukan palu sidang tiga kali,Selasa (17/10/2023)
Pembukaan dilakukan setelah dipastikan peserta rapat memenuhi qourom dari jumlah peserta yang diundang sebanyak 2014 orang.
Sebelumnya palu sidang diterima Ketua Rapat Pendeta HKBP Pdt Maulinus Wellington Siregar M.Th dari peserta rapat yang diwaliki Ephorus HKBP Pdt Dr Robinson Butarbutar.
Rapat pendeta HKBP tahun 2023 dilaksanakan di Conference Hall Perkampungan Pemuda HKBP di Jetun Silangit 16-20 Oktober 2023.
Conference Hall Perkampungan Pemuda HKBP Jetun Silangit merupakan bagunan gedung baru milik HKBP yang diremikan Ephorus HKBP Pdt Dr Robinson Butarbutar belum lama ini sebagai fasilitas pengembangan pelayanan yang holistik.
Pembukaan rapat pendeta HKBP tahun 2023 diawali ibadah yang dilayankan Kepala Biro Ibadah-Musik, Pdt Rostetti Lumbantobing S.Th sebagai Liturgis dan Khotbah disampaikan Pdt Krise Anki Gosal.
Melalui khotbahnya Pdt Krise Anki Gosal menegaskan bahwa Tuhan itu baik pada semua orang. Nats tersebut sesuai dengan tema rapat pendeta HKBP yaitu “HKBP proaktif menghadirkan kebaikan Allah bagi semua” (Matius 5: 45).
Ditengah ibadah, Ketua Rapat Pendeta Pdt Maulinus Wellington Siregar M.Th memimpin pengenangan para pendeta HKBP yang telah meninggal dunia selama dua tahun (2021-2023).
Dan untuk mengawali rapat pendeta HKBP, seluruh peserta rapat dengan para undangan yang mengikuti ibadah secara bersama-sama dan dalam kesungguhan hati menerima Perjamuan Kudus yang dilayankan dua puluhan pendeta HKBP.
Ibadah pembukaan rapat pendeta HKBP dimulai Pukul 08.30 WIB.
Kabiro TIK HKBP Pdt Fortunate Siagian S.Th menginformasikan bahwa Selasa pagi (17/10/2023) sejak pukul 07.45, dua ribuan pendeta memenuhi komplek Perkampungan Pemuda HKBP Jetun Silangit, tempat penyelenggaraan Rapat Pendeta HKBP.
Tampak para pendeta penuh keceriaan berjumpa satu sama lain. Pendeta HKBP memperlihatkan persaudaraan utuh (parhahamaranggion) dalam perjumpaannya dengan rekannya pendeta.
Terlihat semua Pendeta HKBP seragam menghunakan pakaian Colar warna hitam (Baju Parhobas Pendeta) untuk mengikuti ibadah pembukaan rapat Pendeta HKBP.
Dengan pakaian Colar yang digunakan, Pendeta HKBP mau memperlihatkan kepada jemaat, masyarakat dan dunia bahwa para Pendeta HKBP satu keluarga dan satu hati dalam ketaatan untuk melaksanakan tugas panggilannnya di bumi ini. (Posma)
















