BBSNews.id – Langkat – Seorang pria warga Lingkungan III Mesra Kelurahan Pardamean Kabupaten Langkat,ditemukan tewas di pinggir kali Lingkungan I Musyawarah Kel.Kwala Bingai, Stabat, Selasa (10/7/2023) sekira Pukul 17.00 WIB.
Penemuan mayat tersebut sempat mengagetkan warga sekitar Karena sebelumnya pria yang beralamat lain di Jalan Pancing Kota Medan, itu sempat diketahui warga ada mencuri seekor entok (serati), namun langsung dikembalikan dan tidak dilakukan penganiayaan oleh warga dan pergi meninggalkan lokasi.
Namun tidak terlalu lama, pria tersebut ditemukan sudah tewas persis di lokasi penggir sungai. Petugas Polsek Stabat mendapat informasi meluncur dilokasi dan menemukan jasad pria sudah beristri itu tergeletak kaku.
Saat ditemukan dilokasi tidak ada menemukan tanda -tanda penganiayaan pada tubuh korban maupun adanya pendarahan serta tidak ditemukan adanya darah di sekitar TKP.
“Dari keterangan istri almarhum, ada riwayat sakit jantung Bang,” sebut Kapolsek Stabat AKP Ferry Ariandy, SH, MH kepada wartawan online BBSNews.id, Selasa (11/7/2023).
Terkait kematian korban tersebut , pihak keluarga Almarhum sudah melihat konidis jenazahnya serta sudah menerima,sebutnya.
Sebelum ditemukan tewas, Senin (10/7/2023) sekira Pukul 16.00 WIB, saksi berjalan ke pinggir kali di Lingkungan I Musyawarah Keluarahan Kwala Bingai, Stabat , Langkat terkejut melihat sosok pria dipinggir kali sehingga saksi tersebut memanggil warga setempat dan mengetahui bahwa pria tersebut sudah tidak bernyawa.
Warga setempat yang turut melihat mayat tersebut melaporkannya ke pihak kepolisian untuk melakukan evakuasi mayat tersebutu
Dari hasil investigasi lapangan. bahwa sebelum ditemukan tewas, pria tersebut ada melakukan pencurian di rumah warga dan mencuri seekor entok namun langsung dikembalikan (keterangan warga tidak ada dilakukan penganiayaan dan membiarkan pria tersebut pergi setelah mengembalikan entok milik warga).
Dari identifikasi ditemukan, mayat pria tersebut bernama Sumitro dan unit Reskrim Polsek Stabat menghubungi keluarganya dan setelah mendapat penjelesan pihak keluarganya meminta untuk membawa mayat Sumitro kerumah duka untuk disemayamkan.(BB-2).
















