Daerah  

Pemkab Langkat Hadirkan 3 Profesor Bahas Penurunan Stunting

banner 120x600
banner 468x60

BBSNews.id – Langkat – Pelaksana Tugas (Plt) vBupati Langkat H.Syah Afandin,SH menyampaikan terima kasih kepada narasumber 3 profesor dalam grup diskusi ini terkait mengatasi stunting. Dengan harapan dapat  memberikan motivasi serta ilmu kepada semuanya.

 

banner 325x300

“Hari ini kita hadirkan 3 orang Bapak Profesor, saya pikir mereka mempunyai ekspektasi hadir di Kabupaten Langkat yang penduduknya 1 juta lebih yang  punya pengaruh kuat terhadap fluktuasi stunting di Sumatera Utara, dari 33 kabupaten kota menjadi salah satu potensi,” sebut Plt Bupati saat membuka Focus Group Discussion (FGD) Rencana Aksi Daerah Konvergensi Percepatan Penurunan Stunting Kabupaten Langkat di ruang pola Kantor Bupati, Jum’at (16/6/2023).

 

 

Disebutkannya, penurunan stunting belum berhasil walau sudah ada peningkatan dari target nasional, tapi kita masih di bawah. Saya jujur, bicara anggaran kita besar, bicara kesehatan pendidikan yang luar biasa diskusinya, saya tidak tahu ini di mana salahnya. Saya melihat ada yang nggak nyambung di antara kita data lahir lama baru nyampe gimana kita mau action cepat,” ungkapnya.

 

Saya tidak mau menunjuk di mana titik lemah, ini merupakan kesalahan kita semua. Saya mau diskusi ini rill hasilnya, harus bekerja sama apa yang menjadi kendala sampaikan pas diskusi ini ketika kita nyusun anggaran tahun, kita secara fokus sama yang menjadi prioritas,” ujar Afandin.

 

“Kita belajar dari Semarang, lihat mereka pakai E data lahir pagi jam 10.00 jam 11.00 datanya sudah ada di Kabupaten dengan tinggi berapa, ukuran berat. Jadi tau apa yang harus dikasih, kita selama ini ada yang lahir berapa tahun kemudian baru terdata,” keluhannya.

 

Jadi Afandin berharap di pertemuan Ini grup diskusi ini yang saya lihat semua elemen diundang enggak ada alasan untuk melakukan tidak sukses.

 

“Saya minta untuk kepentingan stunting lebih kepada responsibility kita, tanggung jawab kita. Harapan saya nanti di grup diskusi ini kita ayolah tuangkan apa yang masing-masing lewat tupoksinya masing-masing apa yang kita perlukan dan apa yang harus kita kerjakan untuk bisa mengambil action yang cepat supaya sesuai dengan target anjuran nasional itu, target yang disampaikan,” pintahnya.

 

“Itu adalah target-target yang logis yang saya lihat di sini kita masih 50% dari target nasional dengan anggaran yang cukup itu artinya sama dengan kita tidak berhasil ada di belahan daerah lain yang anggarannya sama dan mereka sukses dalam Islam bermuhasabah kita, di mana sih salahnya ini,” tambahnya.

 

 

Kepala Bappeda Langkat Hj.Rina Wahyuni Marpaung,S.STP,M.AP, dalam laporannya mengatakan  melalui kegiatan tersebut berhaerap menjadi panduan bagi pemerintah daerah yang harus disesuaikan dengan visi dan misi Bupati Langkat tahun 2019-2024. Dari dokumen aksi strategis yang merupakan bagian dari RPJMD Kabupaten Langkat, sebagai prioritas pembangunan tahun 2023 – 2024.

 

Rina juga menyampaikan narasumber di kegiatan ini berasal dari pusat kajian strategi pemerintah. “Kita hadirkan 3 orang profesor,” sebutnya.

 

Hadir sebagai  pserta 144 orang terdiri DPRD, Kepala Perangkat Daerah ,  Polres Langkat, Kodim 0203 Lkt, Ketua  PN dan Ketua PA Stabat, Tim Percepatan Penurunan Stunting  Langkat, Camat 23 Kecamatan, Kepala Desa yang menjadi locus stunting, 32 Kepala Puskesmas se- Langkat, petugas pendataan keluarga di kecamatan se – Langkat , BPJS, Kantor Kemenag , BPS, Bank Sumut,TP PKK , organisasi wanita Aisyah Fatayat NU, dan lainnya. (BB-4).

 

 

 

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *