BBSNews.id – Langkat – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Pangkalan Brandan menunjukkan komitmennya memberantas Halinar (Handphone, Pungli dan Narkoba). Hal itu dibuktikan dengan melaksanakan apel dan penandatanganan deklarasi zero Halinar Selasa (16/5/2023) sekira Pukul 08.00 WIB.
Tercatat selama periode Januari hingga Mei Tahun 2023 Rutan Kelas IIB Pangkalan Brandan secara rutin laksanakan razia/inspeksi mendadak (sidak). Sedangkan seluruh barang terlarang yang ditemukan disita untuk dimusnahkan .
Tindakan itu menindaklanjuti Surat Edaran Direktur Jenderal Pemasyarakatan Nomor PAS-PK.08.05-714 tanggal 02 Mei 2023 hal Pelaksanaan Langkah Progressive sebagai tindak lanjut atas maraknya pengaduan terhadap Lapas/Rutan terkait Peredaran Narkoba, Penipuan Online, Pungli dan lain- lain di lingkungan UPT Pemasyarakatan.
“Berpedoman surat edaran tersebut Rutan Kelas II B Pangkalan Brandan secara bersama sama bertekad mendeklarasikan Zero Halinar yang dirangkai pemusnahan barang barang sitaan.” Sebut Kepala Rutan Kelas II B Berandan Anak Agung Gde Joni Purnama Putera A Md IP SH.
Bertindak sebagai Pembina Apel Deklarasi Zero Halinar Karutan Kelas IIB Pangkalan Brandan, Bapak Anak Agung Gde Joni Purnama Putera A Md IP SH memimpin pelaksanaan apel yang diikuti oleh pejabat struktural dan seluruh petugas Rutan Kelas IIB Pangkalan Brandan.
Turut hadir personel perwakilan dari Koramil 13 Pangkalan Brandan, personil Kepolisian Sektor Pangkalan Brandan, petugas cabang Kejaksaan Negeri Langkat di Pangkalan Brandan yang bertindak selaku tamu sekaligus saksi pelaksanaan kegiatan deklarasi zero Halinar . Kegiatan ini dilaksanakan pada halaman upacara Rutan Kelas IIB Pangkalan Brandan.
Dalam sambutannya Karutan memberikan amanat ia mengingatkan kepada seluruh petugas bahwasanya kegiatan deklarasi zero Halinar merupakan komitmen bersama seluruh petugas Rutan Kelas IIB Pangkalan Brandan.
“Deklarasi ini jangan hanya dimaknai sebagai acara seremonial atau sekadar ucapan dan janji semata tapi hendaknya kita implementasikan dalam pelaksanaan tugas dan pengabdian sebagai Insan Pengayoman. Mari bersama kita wujudkan Rutan Kelas IIB Pangkalan Brandan menjadi Rutan zero Halinar .” kata Karutan
Lanjutnya, melalui penerapan 3 kunci pemasyarakatan maju + 1 back to basic sesuai dengan arahan Bapak Direktur Jenderal Pemasyarakatan yaitu deteksi dini, berantas narkoba dan sinergitas dengan aparat penegak hukum dan back to basic/strategi untuk meningkatkan kualitas pelayanan Pemasyarakatan berdasarkan prinsip dasar Pemasyarakatan yang meliputi pelayanan tahanan, pembinaan narapidana, pembimbingan klien, keamanan dan ketertiban, perewatan kesehatan serta pengelolaan basan dan baran.
“Dan saya tekankan secara tegas kepada seluruh petugas apabila terjadi pelanggaran terhadap poin poin Deklarasi Zero Halinar maka kita harus siap bertanggung jawab dan siap menerima sanksi apabila terbukti bersalah. Sehingga dengan penuh kesadaran kita akan berusaha memberikan pelayanan terbaik secara gratis, baik kepada Warga Binaan, Keluarga Warga Binaan bahkan sampai ke masyarakat sekitar. Mari bersama sama kita menekan dan mencegah masuknya barang barang terlarang ke Rutan Kelas IIB Pangkalan Brandan.” Ujar Kalapas.
“Sampai saat ini Rutan Kelas IIB Pangkalan Brandan dalam keadaan aman dan kondusif. Saya juga mengucapkan terimakasih kepada rekan-rekan media, tanpa adanya dukungan dan kerja keras dari rekan-rekan media segala hal pelayanan yang kami berikan kepada warga binaan didalam tembok tidak akan mungkin sampai informasinya kepada masyarakat.” Lanjut Kalapas.
“Kami menyadari image Pemasyarakatan dimata masyarakat adalah penjara, dimana penjara itu identik dengan kesan negatif. Inilah tantangan terbesar kami dalam mengubah stigma tersebut dan disinilah kami sangat membutuhkan dukungan dan batuan dari rekan-rekan media untuk memberitakan hal-hal positif mengenai pelayanan dan pembinaan yang kami lakukan terhadap warga binaan.” Jelasnya
Dalam penutupan Karutan juga tidak lupa mengucapkan banyak terima kasih atas dukungan dan bantuan dari Koramil 13 Pangkalan Brandan dan Kepolisian Sektor Pangkalan Brandan yang telah melakukan backup pengamanan sejak rangkaian kegiatan Hari Bakti Pemasyarakatan ke- 59, Hari Raya Idul Fitri 1444H dan sampai pelaksanaan Inspeksi Mendadak menuju deklarasi Zero Halinar .(Wahyu)
















