BBSNews.id – Binjai – Keluarga Besar Parsadaan Nainggolan Sibatuara (Parnasib) Boru, Bere dan Ibebere Kota Binjai gelar Ibadah Padang di Kolam Renang Taman Wisata Lyza Desa Pertumbukan Kecamatan Wampu Kabupaten Langkat, berlangsung meriah, Sabtu (16/7/2022).
Kebaktian/ partangiangan di alam terbuka (Ibadah Padang) diawali doa pembuka oleh GMP Nainggolan, Pengkotbah St. H Br Hasibuan, Pembawa Ende Op Gita Br Nainggolan dan doa utusan Op Artha Br Simbolon (91) serta doa mewakili tuan rumah partamiangan Op Jenevan Simarmata. Turut hadir Ketua Parnasib Binjai Drs Arifin Nainggolan beserta pengurus dan diikuti anggota Parnasib.
Dalam kotbah St. H Br Hasibuan mengutip Nats Lukas 15: 1-7, mengatakan Tuhan Yesus datang ke dunia, bukan untuk dilayani, melainkan untuk melayani. Tujuan kedatangannya untuk mencari dan menyelamatkan yang terhilang. Yesus menggunakan perumpamaan tentang domba yang hilang, menggambarkan pentingnya arti menyelamatkan yang terhilang.Demikian juga sebagai manusia, sebut St H Hasibuan, bila dia meninggalkan teman temannya yang beribadah dan hanya mencari tempat hiburan duniawi, dia akan tersesat dan jatuh dalam dosa.
Untuk itu, ajaknya, kepada seluruh anggota Parnasib, agar tetap bersyukur serta taat beribadah dan jangan hanya mencari kesenangan dan nikmatnya duniawi semata, tanpa bersyukur atas kasih karuniaNya,yang diberikan, hingga lambat laun akan menjauhkan kita dari Tuhan dan gilirannya terjatuh dalam dosa.
Tetapi, sebutnya Tuhan Yesus Maha Kasih dan Dia telah mengirimkan seorang gembala pada kita. Setiap Bapak Bapak atau orangtua di dalam rumah tangga masing masing disebut sebagai gembala dan yang memimpin bahtera rumah tangganya dengan yang terbaik. Seperti perumpamaan domba tadi, karena dia terus mencari rumput yang hijau dengan pergi semakin jauh dan jauh hingga semakin tersesat dari orang – orang benar hingga masuk jurang, sebutnya.
Sama halnya di dalam organiasi perkumpulan Parnasib, ada ketua, sekretaris dan bendahara pimpinlah organisasi itu karena kepercayaan itu merupakan amanah dan titipan Tuhan, sebutnya.Untuk itu sebagai Ketua, agar lebih lagi memperhatikan anggota dan mana yang tidak pernah datang agar terus dijalin dan mengunjungi dengan berbagai cara. Sehingga kedepannya dapat bersama kembali dan inilah yang diinginkan sesuai firman Tuhan, sebutnya mengakhiri.
Usai ibadah dilanjutkan makan bersama dengan menu “khas” dibawa oleh masing masing anggota keluarga Parnasib dan ditambah hidangan ikan nila dan daging ayam kampong yang dibakar bersama. Tidak itu saja anak -anak maupun orangtua ingin mandi tersedia kolam renang serta hiburan Karaoke dilokasi. Tersedia hidangan minuman segar jus dan khas Batak, “Tuak ”, sehingga menambah kompak dan rasa kekeluargaan.
Sementara sambutan penutup mewakili Ketua Parnasib, Ap Toni Nainggolan mengajak anggota punguan agar tetap sehati sepikir dan kompak, apalagi ditengah kesusahan tetap satu hati dan dapat menjadi tauladan. Sedangkan doa penutup, Op Ello Tampubolon , menyampaikan syukur atas Ibadah Padang yang dimulai tiba dilokasi sekira Pukul 10.00 WIB, dalam keadaan sehat hingga rampung seluruh tahapan kegiatan berjalan baik dan diberkati Tuhan. Sesuai firman dalam kotbah, “Dimana dua atau tiga orang berkumpul dalam Namaku, disitu Aku ada ditengah tengah mereka ,” sebutnya mengakhiri . (BB-2).
















