Daerah  

Pelaku Wisata Langkat Minta Objek Wisata Langkat Dibuka

Berfoto: Plt Bupati Langkat Syah Afandin saat berfoto bersama seusai menerima rombongan pelaku wisata di ruang Pola Kantor Bupati Langkat, Stabat, Senin (7/2/2022) . (Foto Kominfo Lkt)
banner 120x600
banner 468x60

BBSNews.id – Stabat – Pelaksana Tugas (Pl)t Bupati Langkat Syah Afandin mengatakan Pemerintahn Kabupaten Langkat  akan ,mengaktifkan kembali (reaktivitasi) objek wisata Langkat. Dengan ketentuan bila realisasi vaksinasi tuntas dilaksanakan serta  tetap mematuhi  Protokol Kesehatan   (Prokes).

Hal itu diungkapkannya saat  menerima silatuhrami pelaku wisata  di Langkat    yang  meminta wisata Langkat dapat diaktifikan kembali untuk pengunjung di ruang pola Kantor Bupati Langkat, Stabat, Senin (7/2/2022) .

banner 325x300

Syah Afandin menjelaskan wisata merupakan salah satu visi dan misi dalam memajukan Pemkab Langkat. Namun perlu juga dilaksanakan ketentuan yang ada.  Yakni mematuhi aturan dalam rangka  memutus mata rantai penyebaran Covid -19   yakni dengan menuntaskan terlebih dahulu vaksinasi sesuai himbauan Presiden, sebutnya.

Untuk itu Plt Bupati itu mengatakan perlunya  ada  MOU dari pariwisata sebagai tanggung jawab dari kesepakatan komitmen serta menyiapkan barkot peduli lindungi dan Prokes yang ketat dilokasi wisata  yang akan dibuka  nantinya.

Dalam kesempatan itu, Syah Afandin juga menyampaikan Pemprovsu akan meluncurkan dana Rp78 miliar untuk infrastruktur dalam rangka mendukung kemajuan daerah di dua tempat wisata di Langkat yakni Bukit Lawang dan Tangkahan.

Selain itu ia mengatakan  sejumlah desa yang terdapat lokasi dapat melakukan study banding ke Jogja untuk peningkatan wisata  desanya,” sebutnya seraya meminta dukungan dan kerjasama berbagai pihak guna kemajuan wisata di Langkat. 

Kadis Pariwisata dan Kebudayaan Langkat, Nur Elly Heriani Rambe, menerangkan pemerintah pusat menargetkan 244 Desa wisata mandiri di seluruh indonesia hingga tahun 2024. Diharapkan Desa di Langkat dapat berkontribusi untuk desa wisata tersebut.

Saat ini sudah ada 9 desa wisata yang telah ditetapkan Kabupaten langkat. Satu desa khusus wisata religi yaitu Desa Besilam di Kecamatan Padang Tualang, sebutnya.   Namun seiring  pandemi Covid 19  sejumlah wisata di langkat ditutup untuk pengunjung dan kini ada wacana membuka kembali namun harus memenuhi persyaratan dari Tim  Gugus Covid 19 Langkat , termasuk vaksinasi minimal 70 persen dan prokes lainnya.(BB-2) .

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *