Daerah  

Satu Ruko Terbakar di Medan, 3 Orang Penghuni Tewas

banner 120x600
banner 468x60

BBSNews,id – Medan – Tiga orang tewas dalam musibah kebakaran   rumah toko dan bengkel sepeda motor di Jalan Djamin Ginting  Kelurahan Sidomulyo Kecamatan Medan Tuntungan, Sabtu (26/11/2022) sekira pukul 14.00 WIB. Ketiga korban , dua anak pemilik  rumah dan seorang lagi adik  kandung pemilik rumah .

 

banner 325x300

Api diduga  berasal dari arus pendek , namun untuk memastikan , polisi memasang  garis polisi untuk menyelidiki penyebab  kebakaran yang saat kejadian dihuni empat orang  tersebut.

 

Informasi diperoleh , bengkel motor  milik Darwin Riko Manurung. Sebelum kejadian kebakaran Darwin yang berkediaman disamping bengkel itu pergi menjemput istrinya yang bekerja di Rumah Sakit Murni Teguh. Sedangkan ketiga anaknya dan seorang adik laki-lakinya bernama SM 25) tinggal di rumah.

 

Setahu bagaimana ,seorang warga sekitar melihat ada kobaran api disertai kepulan asap tebal dari dalam rumah Riko Manurung. Seketika itu juga, saksi ini memanggil warga lainnya diteruskan ke Polsek Medan Tuntungan untuk memberi bantuan.

 

Sejumlah warga berusaha membuka  pintu rumah namun tidak berhasil karena digembok dari dalam. Bahkan, para penghuni rumah juga sudah berlindung di dalam kamar mandi.

 

Tak lama kemudian, dua unit pemadam kebakaran (damkar) turun ke lokasi kejadian untuk menjinakkan kobaran api. Saat sedang berusaha memadamkan api, petugas damkar mendengar ada suara teriakan dari salah seorang anak Darwin Riko Manurung.

 

Setelah berhasil membuka  paksa pintu depan, petugas damkar dibantu warga langsung menyelamatkan anak kedua Riko Manurung yaitu G (5) dari dalam kamar mandi, lalu dilarikan ke Rumah Sakit Adam Malik Medan untuk mendapat perawatan. Sedangkan anak pertama   dan anak bungsu serta  adik Darwin sudah meregang nyawa

 

Adapun ketiga korban tewas SM  (25) , MSM  (7) DKM berusia 1 tahun,

Kapolsek Medan Tuntungan melalui Kanit Reskrim Ipda Elia Karo-Karo ketika dikonfirmasi  mengatakan, penyebab terjadinya kebakaran yang merenggut korban jiwa itu masih lidik.

 

“Dari data yang kita terima, saat kebakaran itu terjadi para korban sudah kebingungan dan tak bisa berlari melalui pintu depan, karena kobaran api cukup besar, sedangkan pintu belakang tidak ada. Akhirnya, adik korban atas nama Sesrada Manurung mengajak ketiga anak Riko Manurung untuk berlindung di dalam kamar mandi, namun hanya satu saja yang berhasil selamat sedangkan tiga lainnya meninggal dunia,” ujar Ipda Elia kepada  wartawan

 

Untuk proses penyelidikan, petugas  memasang garis polisi dilokasi rumah yang terbakar (BB-2)

 

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *