BBSNesw.id – Tarutung- Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara melalui Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan mewujudkan pengelolaan lingkungan yang dilaksanakan dengan membentuk dan memperkenalkan program bank sampah.
Program tersebut merupakan suatu strategi penerapan 3R (reduce, reuse, recycle) dalam pemilahan sampah berdasarkan jenisnya yaitu organik dan non organik ditingkat masyarakat serta menyamakan kedudukan sampah serupa dengan uang, ” Cuan” atau barang yang berharga yang dapat ditabung.
Sarulla Operations Ltd (SOL) selaku perusahaan pengelola Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi di Sarulla, Kabupaten Tapanuli Utara, mendukung pengembangan program bank sampah Dinas Lingkungan Hidup Tapanuli Utara tersebut.
Dukungan yang diberikan antara lain merenovasi lokasi Bank Sampah Induk (BIS) Kabupaten Tapanuli Utara dan beberapa perlengkapan yang diperlukan dalam menjalankan BIS seperti mesin press plastik, timbangan, keranjang, karung, meja, lemari, dan kursi.
Tindaklanjut dukungan SOL terhadap implementasi program bank sampah ini, telah pula dilakukan sosialisasi guna memperkenalkan program bank sampah kepada masyarakat luas khususnya di wilayah Kecamatan Pahae Jae dan Kecamatan Pahae Julu sebagai wilayah terdekat dengan oprasional SOL.
SOL melihat program bank sampah merupakan upaya yang positif dalam penanganan sampah di masyarakat serta dapat memberikan dampak ekonom.
Program ini dapat menjadi salah satu alternatif dan upaya strategis untuk memecahkan masalah sampah dan sekaligus ikut berpartisipasi dalam melestarikan lingkungan.
Bank Sampah mengubah sudut pandang masyarakat bahwa sampah mengandung potensi ekonomi (economic opportunity) kerakyatan, yaitu adanya kesempatan kerja dan penghasilan tambahan dari tabungan di bank sampah.
Bersama Dinas Lingkungan Hidup Taput dan Pemerintah Kecamatan Pahae Jae serta Kecamatan Pahae Julu, sosialisasi program bank sampah ini telah terlaksana dengan semangat dan antusias para peserta diikuti 191 peserta perwakilan PKK dan BPD/ Perangkat Desa dari total 30 desa dan 2 kelurahana di 2 Kecamatan tersebut.
Program sosialisasi bank sampah ini merupakan bagian dari realisasi rencana kegiatan bidang Kesehatan tahun anggaran 2023 pelaksanaan CSR Sarulla Operations Ltd (SOL).
Dukungan dan sambutan positif dari Camat Pahae Jae Redianto Sinaga SE M.Ikom dan Camat Pahae Julu Ade Situmorang S.STP, M.SP ditunjukkan dari arahan yang disampaikan bahwa setelah sosialisasi ini program bank sampah dapat dilaksanakan di desa masing-masing.
Pada kesempatan tersebut turut hadir perwakilan Manajemen SOL, Melva Samosir (CSR & ER Manager) dan Industan Sitompul (ER Advisor) yang mengharapkan bank sampah unit di desa dapat terbentuk dan kegiatan bank sampah ini dapat terlaksana secara berkelanjutan serta memberikan dampak ekonomi kepada masyarakat dan meningkatkan kesadaran mengenai pentingnya kesehatan lingkungan melalui pemilahan sampah tiap-tiap rumah tangga di desa. (Posma)
















