Daerah  

Terdakwa Kasus Narkotika Kabur Usai Sidang PN Stabat,Tewas Kecelakaan

Kasi Inteligen Kejaksaan Negeri Langkat, Ika Luis Nardo dalam temu pers (Foto dok/Ist).
banner 120x600
banner 468x60

BBSNews.id – Stabat– Terdakwa kasus Narkotika, Mahlul Rida  yang kabur usai sidang PN Stabat, dilaporkan  tewas setelah kendaraan yang ditumpangi mengalami kecelakaan di kawasan Langsa, Aceh ,Jumat (13/3/2026) dinihari  sekira Pukul 02.00 WIB.

Kasi Inteligen Kejaksaan Negeri Langkat, Ika Luis Nardo, membenarkan bahwa Terdakwa Mahlul Rida yang sempat kabur dari sel tahanan PN Stabat. Namun di dalam perjalanan pelariannya menuju Aceh, kendaraan bus yang ditumpangi mengalami kecelakaan. Dalam insiden yang terjadi di perbatasan antara Aceh Tamiang dan Langsa itu, Mahlul Rida bersama penumpang lainnya mengalami luka serius dan sempat dilarikan ke  RSUD Langsa ,namun diperjalanan dan sebelum mendapat perawatan meninggal dunia.

banner 325x300

“Kasus kaburnya Mahlul Rida dan perkaranya dalam kasus kepemilikan dia ribuan butir pil ekstasi yang sempat disidangkan di PN Stabat, dinyatakan ditutup,” sebut Kasi Inteligen Kejaksaan Negeri Langkat, Ika Luis Nardo,dalam temu persnya,Jumat (13/3/2026).

Seperti diberitakan, usai menjalani persidangan, para tahanan dengan tangan terborgol dibawa keluar dari ruang sidang dengan tangan terborgol. Kemudian, para tahanan dimasukkan kembali ke dalam tahanan yang berada di bagian belakang gedung Pengadilan Stabat.

Namun, tahanan lainnya mengaku merasa heran mengapa tahanan bernama Mahlul Rida asal Aceh tersebut, tidak dimasukkan ke dalam kerangkeng bagian dalam. Sementara ruang kerangkeng bagian luar, biasanya digunakan khusus untuk keluarga yang menjenguk dan berkomunikasi atau makan.  Kasi Pidsus Kejaksaan Negeri Langkat Yoyok Adi Syahputra SH MH, kepada wartawan dikonformasi sesaat dikabarkan kaburnya seorang tahanan narkotika itu membenarkan,  Mahlul Ridha asal Aceh, kabur dan pihaknya telah  melakukan pencarian dan pengejaran di tempat-tempat yang berdampingan dengan lokasi PN Stabat.

Sementera dari hasil  CCTV terlihat, Mahlul Ridha, sempat berupaya membuka kunci borgol diduga menggunakan sejenis kawat untuk menggembok jeruji sel tahanan PN Stabat dan Kasi Intelijen Kejari mengakui pelarian tersangka sepertinya sudah direncakan,karena, Mahlul tidak langsung kabur, melainkan seperti santai berjalan-jalan di sekitar kursi pengunjung tahanan. Mahlul melompat ke arah Kantor Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disduk Catpil) yang lokasi berdampingan dengan PN Stabat. Lagi pula, sudah ada seseorang yang menunggunya dengan menggunakan sepeda motor,” pungkas Nardo.(Bak/Rl).

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *