BBSNews.id – Langkat di – Puluhan rekanan tergabung Aliansi Kontraktor Langkat Bersatu melakukan aksi damai ke Kantor Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Langkat, di Stabat, Selasa (1/10/2024).
Kedatangan rekanan karena menilai lambannya proses tender bersumber dari R APBD Langkat tahun 2024 di Dinas Pendidikan khusunya melalui penayangan LPSE di dinas itu.
“Kita minta segera ditayangkan dijalankan dan dibayarkan sehingga tidak menimbulkan kesan yang lain ,” sebut Syahminan selaku Kordinator Aksi Aliansi Kontraktor Langkat Bersatu sesuai menggelar aksinya, kepada wartawan di Stabat.
Diakuinya, lambatnya penanganan proses Pengadaan Barang dan Jasa di dinas tersebut dikawatirkan dapat mempengaruhi kualitas pengerjaan konstruksi di lapangan, selain karena waktu yang mepet ditambah lagi saat ini musim penghujan,sebutnya.
Namun demikian, lanjut Syahminan didampingi Kordinator Lapangan Jabeng dan rekanan lainnya aksi mereka mendapat respon positip dan diterima oleh
Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Langkat, Robert Ginting. Bahkan dalam pertemuan itu pihak Dinas Pendidikan Langkat segera menindaklanjutinya.
Secara terpisah Sekretaris Dinas Pendidikan Langkat, Robert Ginting ditemui wartawan mengakui adanya aksi damai dari Aliansi Kontraktor Langkat Bersatu tersebut dan seluruhnya sudah dijelaskan dan disepakati sehingga tidak menemukan kendala.
Robert Ginting mengaku, tidak benar kalau dirinya selaku Sekretaris Disdik Langkat itu mengacak ngacak proyek di dinas yang baru dijabatnya sekira sebulan yang lalu itu.
Diakuinya, terkendalanya proses Surat Perintah Pembayaran itu karena ada akun- akun Sekretaris sedang bermasalah. Karena sebelumnya ia , pernah menjadi pejabat Penatausahaan Keuangan di Dairi, tapi (akun -red)belum dihapus orang itu (semasa menjabat di Dairi).
“Karena tidak bisa dua (akun) harus satu. Dan untuk mengaktifkan akun saya disini, sudah dikomunikasikan dengan Kementerian Dalam Negeri yaitu Sistem Informasi Pembangunan Daerah (SIPD). Jadi akunnya tidak boleh dua di dua tempat dan sudah dihapus mudah mudahan Jumat ini klir semua, sehingga pembayaran sudah bisa dilaksanakan nantinya,”sebutnya .
Robert Ginting juga mengklarifikasi mengenai isu isu yang tersiar terkait pengocokan ulang proyek , Robert Ginting mengaku hal itu, tidak benar. “Nanti bisa dilihat bahwa yang memang sudah diputuskan PPK atau PA itu siapa yang melakukan kegiatan ya tetap seperti itu, tidak ada perubahan ,sebut Robert Ginting mengakhiri.(Bak).
















