BBSNews.id – Tarutung – Persoalan air bersih di Kabupaten Tapanuli Utara menjadi masalah klasik yang sudah bertahun-tahun tak terselesaikan. Padahal kabupaten ini tergolong memiliki sumber air yang melimpah.
Tarutung yang merupakan ibu kota Tapanuli Utara, menjadi kawasan dimana masyakatnya sangat kesusahan untuk mendapatkan air bersih. Belum lagi daerah sekitarnya yaitu Kecamatan Siatas Barita dan Sipoholon.
Persoalan air bersih ini hingga kini belum terselesaikan walau sumber airnya melimpah dengan keberadaan dua sungai besar membelah Tarutung, Sipoholon dan Siatas Barita yaitu sungai Aek Situmandi dan sugai Aek Sigeaon.
Perumda Mual Natio sebagai pengelola dan penyuplai air bersih kepada masyarakat belum dapat berbuat maksimal. Tidak putus-putusnya protes warga dialamatkan ke perusahaan tersebut, karena kualitas air kerap berkeruh diwaktu-waktu tertentu seperti musim hujan dan sering macet bahkan mati sama sekali di saat kemarau.
Debit air yang diproduksi Perumda Mual Natio kalah besar dengan jumlah pelanggan yang terus bertambah tiap tahun.
Kemampuan keuangan Perumda Mual Natio dan Pemkab Taput yang sangat terbatas sehingga tidak mempunyai kemampuan untuk membangun instalasi pengolahan air minum (IPA) atau WTP (Water Treatment Plant) sebagai suber air bersih baru.
Angin segar pun berhembus dengan adanya program Pemerintah Pusat melalui Kementerian PUPR
optimalisasikan SPAM IKK sejak tahun 2021.
Bupati Tapanuli Utara periode 2019-2024 Dr Nikson Nababan MSi yang mengetahui program tersebut mempokuskan pikiran dan daya upaya agar Tapanuli Utara menjadi salah satu daerah yang mendapat proyek Sistem Penyedia Air Minum Ibu Kota Kecamatan (SPAM IKK).
Mendapat proyek tersebut dari pemerintah pusat bukanlah hal mudah. Karena seluruh kabupaten/kota di Indonesia mempunyai usaha yang sama agar daerahnya mendapat proyek tersebut.
Meski perjuangan nya sangat panjang dan melelahkan , namun Nikson Nababan tidak pernah mengenal kata lelah. Beruntung Nikson Nababan memiliki seorang abang yang duduk di DPR RI.
Dia adalah Sukur Nababan seorang putra terbaik Tapanuli Utara yang memiliki kepedulian kepada masyarakat di kampung halamannya Tapanuli Utara.
Kolaborasi Nikson Nababan dan Sukur Nababan akhirnya berbuah manis dimana Kementerian PUPR menetapkan Taput menjadi salah satu kabupaten yang mendapat proyek SPAM IKK.
Ground breaking bangunan Instalasi Pengolahan Air (IPA) sistem penyediaan air minum (SPAM) IKK Tarutung Kabupaten Tapanuli Utara, bertempat di Lokasi IPA, Kelurahan Situmeang Habinsaran Kecamatan Sipoholon, dilaksanakan pada 26 Januari 2023 lalu.
Pembangunan Instalasi Pengolahan Air (IPA) SPAM IKK Tarutung dikerjakan oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) Sumut itu menggunakan pagu anggaran sebesar Rp42 miliar dengan debit 50 liter per detik.
Pembangunan tersebut sempat tertunda dari rencana tahun 2022 dan terhenti karena katidaktersediaan anggaran.
Saat terhenti itulah Nikson Nababan bolak-balik ke Dirjen Cipta Karya untuk memohon proyek tersebut dilanjutkan. Kala itulah dukungan besar anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan Sukur Nababan hingga Kementerian PUPR mengalokasikan kembali.
Pada 22 Desember 2023 Bupati Tapanuli Utara Dr Drs Nikson Nababan MSi didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Tapanuli Utara Dr. Drs Indra SH Simaremare MSi meresmikan pemakaian air minum program SPAM IKK Tarutung dari sumber air Aek Butar Kelurahan Situmeang Habinsaran Kecamatan Sipoholon dari Pembangunan Instalasi Pengolahan Air (IPA) yang dibangun Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Republik Indonesia tersebut.
Namun tidak berapa lama diresmikan terjadi bencana yang menyebabkan terjadi kerusakan pada pipa distribusi di wilayah Siwaluompu Desa Siraja Oloan Kecamatan Tarutung sehingga pendistribusian air belum dapat berlangsung secara maksimal. (Posma)
















