Sumut  

Densus 88 AT Kembali Tangkap 11 Teroris di Sumatera, Kyai Khambali Pengurus Harian BPET MUI Pusat : Waspada Jelang Nataru

banner 120x600
banner 468x60

BBSNews.id – Medan – Kyai Khambali Pengurus Harian BPET MUI Pusat yang juga Ketua Umum Gema Santri Nusa menyatakan penangkapan oleh Densus 88 Anti Teroris terhadap 11 teroris itu bagian dari kegiatan ‘preventif strike atau pencegahan keras yang dilakukan oleh Densus 88 dalam rangka pengamanan Hari Raya Natal dan Tahun Baru 2023.

 

banner 325x300

“Densus 88 melaksanakan kegiatan preventif strike atau pencegahan keras  di wilayah Sumatera. Jadi ditangkap sebelum mereka melakukan aksi terorisme. Jelas Kyai Khambali yang juga Pengasuh Majlis Sholawat Ahlul Kirom di Medan, Senin (19/12/2022).

 

Kyai Khambali mengatakan bahwa sel-sel aktif terorisme diindikasi masih terus berkembang dan aktif di berbagai daerah di Indonesia.

 

Kyai Khambali bercerita bahwa dua hari menjelang Lebaran 1421 Hijriyah, bom meledak serentak di sejumlah gereja di Indonesia saat bersamaan berlangsung Misa Natal pada Minggu, 24 Desember 2000.

 

Satu minggu jelang perayaan paskah 2021 juga ada dua terduga teroris meledakan bom bunuh diri di depan gereja Katedral Makasar Sulawesi Selatan yang tentunya peristiwa tersebut menambah deretan panjang serangan bom yang menyasar gereja di Indonesia.

 

“Untuk itu pula, perlu diwaspadai gerakan terorisme saat perayaan Natal dan Tahun Baru 2023 mendatang,” kata Kyai Khambali.

 

Indikasi tersebut, menurut Kyai Khambali, ditandai dengan para pelaku terorisme di beberapa wilayah Tanah Air yang ditangkap tim densus 88 baru-baru ini.

 

Kyai Khambali mengharapkan seluruh jajaran aparat keamanan meningkatkan kewaspadaan terhadap pergerakan jaringan  teroris.

 

Terlebih menurut Kyai Khambali, saat Natal dan Tahun Baru menjadi situasi sangat riskan dan harus dikawal ketat agar perayaan hari besar keagamaan dan pergantian tahun itu dapat berjalan dengan aman dan nyaman.

 

Kyai Khambali sangat Percaya, Polda Sumatera Utara dibawah Komando Irjen.Pol Panca RZ Simanjuntak selaku Kapolda Sumatera Utara Kondisi Sumatera Utara Menjelang Natal 2022 dan Tahun Baru 2023 akan Aman, Damai, Nyaman dan Penuh Toleran Tutup KH. Akhmad Khambali selaku Pengurus Harian Badan Penanggulangan Ekstrimisme Terorisme;

11 Tersangka Jaringan Teroris Sumatera

Sebanyak 11 orang yang diduga tergabung dalam jaringan teroris Jamaah Islamiyah (JI) Jumat (16/12/2022) di Sumatera Utara berhasil dibekuk Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri. Karo Penmas Polri Brigjen Ahmad Ramadhan menerangkan, para pelaku ditangkap di Kota Medan dan Tebingtinggi Provinsi Sumatera Utara oleh Densus 88 AT yakni di Kota Medan dan Tebingtinggi Provinsi Sumut

 

“Densus 88 AT Polri menangkap 11 orang pelaku tidak pidana dari jaringan terorisme JI di Kota Medan dan Tebing Tinggi Provinsi Sumatera Utara,” kata Karo Penmas Polri Brigjen Ahmad Ramadhan dalam konferensi pers virtual, Senin (19/12/2022).

 

Polisi berhasil mengidentifikasi sosok dan peran para tersangka teroris JI yang dibekuk tersebut.

Pertama, tersangka HRM selaku ketua dan admin Syam Organizer (SO) Sumatera Utara sejak tahun 2018 sampai 2020. Kedua, tersangka IS alias O merupakan EO dari Aljabali yang sempat melarikan diri ke wilayah Banda Aceh.

 

Ketiga, N alias B alias Pak Bil sebagai Murobi Akademi Pendidikan dan Pengkaderan Bukhori.

Ia juga merupakan kader JI angkatan kelima pada tahun 2015 dan bagian Propam dan Keamanan Adira tahun 2016-2018.

 

Keempat, MS yang merupakan mantan Bendahara Adira kelompok JI. Kelima, merupakan J selaku Qoid Taklim, Tarbiyah, dan Tahmidz di wilayah Sumatera bagian Utara. Keenam, W adalah anggota Toliyah atau pelindung atau tim pengamanan para pelarian JI Sumatera Utara sejak tahun 2013.Ia juga dipercaya sebagai pelatih navigasi darat.

“Keenam W yang merupakan anggota Toliyah atau pelindung atau tim pengamanan para pelarian JI Sumatera Utara sejak tahun 2013 dan sebagai pelatih navigasi darat,” ungkapnya.

 

 

Ketujuh, S sebagai anggota kelompok JI Sumut dan panitia pembangunan pondok tahfidz Ibnul Zauzi dan menjadi ketua Abah. Kedelapan, tersangka S alias UA alias Anshorlah yang menjabat sebagai ketua JI Tanjung Balai dan masuk bagian fatwa di struktur wilayah Sumatera Utara.

 

Kesembilan, RT selaku anggota Toliyah JI Sumatera Utara. Ia juga sebagai pelatih navigasi darat.Kesepuluh, RG sebagai Bendahara Kowilah Tahun 2021.

Kesebelas , A merupakan anggota kelompok JI dan sebagai bendahara Yayasan At Taubah.

Ramadhan mengungkapkan, saat ini seluruh tersangka sedang diperiksa oleh penyidik Densus 88 guna pengembangan penyidikan lanjutan. (BB-2/Trb).

 

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *