BBSNews.id – Langkat – Pembangunan jembatan sepanjang 300 M lebih yang menjadi jalur tol menghubungkan antara Desa Pantaigemi Kecamatan Stabat dengan Desa Gohorlama Kecamatan Wampu Kabupaten Langkat, terus dikebut pengerjaannya.
Jembatan yang akan dilalui jalur tol memotong Sungai Wampu Stabat persis tidak jauh dari Bendungan Sei Wampu Stabat itu disebut sebut akan menjadi satu satunya jembatan terpanjang tanpa tiang tengah (Abonemen) jalur tol di Langkat.![]()
Jalur Tol : Jembatan Desa Pantaigemi Kecamatan Stabat dengan Desa Gohorlama Kecamatan Wampu Kabupaten Langkat akan dipergunakan jalur lintas tol Stabat- Besitang, Selasa (20/9/2022) (Foto BBSNews.id/ Sufrab)
Kadis PUPR Kabupaten Langkat Azmi melalui Kabid Bina Marga Deni Turio yang dikonfirmasi wartawan terkait pembangunan jembatan terpanjang santer di Langkat itu membenarkan adanya pembangunan jembatan perlintasan tol Stabat itu terpanjang tanpa abonemen.
“Informasinya memang jembatan perlintasan tol itu tanpa tiang tengah ,” sebut Kabid Bina Marga PUPR Langkat menjawab wartawan di kantornya, Selasa (20/9/2022).
Informasi diperoleh, jembatan dengan bentangan sepanjang sekitar 300 Meter lebih itu disebut sebut akan menjadi jembatan terpanjang dan akan menjadi daya Tarik tersendiri. Apalagi dilokasi tersebut ada bendungan/ Irigasi Sei Wampu yang juga proses tahap pengerjaan yang sama .
Dari pantuan wartawan,Selasa (20/9/2022), tampak sejumlah pekerja melakukan ativitas pengerjaaan jembatan di Desa Pantaigemi Stabat. Sejumlah alat berat crane terlihat melakukan penyambungan kerangka baja tersebut . Pengerjaan proyek jembatan tersebut dilakukan guna memenuhi target pembangunan tol Stabat -Besitang.
Sedangkan wartawan mencoba menanyakan identitas kontraktor proyek pembangunan jembatan untuk dikonfirmasi tersebut, pihak security mengaku tidak mengenali nama disebutkan wartawan. (BB-2).
















