BBSNews.id Langkat – Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Langkat Syah Afandin melakukan rapat bersama Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi secara virtual dari LCC Kantor Bupati Langkat, Senin (7/2/2022). Rapat membahas kesiapan rumah sakit di Sumut dalam menghadapi lonjakan kasus Covid -19 dan evaluasi Pembelajaran Tatap Muka (PMT) Terbatas di institusi pendidikan.
Syah Afandin mengatakan dari yang disampaikan Gubsu, tercatat ada 245 lonjakan kasus di Sumut. Sebanyak 93 yang terkonfirmasi bersatus siswa. Selanjutnya, sebut Afandin, terdapat 10 arahan Gubsu dalam penanganan Covid -19 varian Omicron untuk Sumut.
Pertama Pembelajaran Tatap Muka dilaksanakan secara hybrid 50% daring dan 50% luring, mulai 7 Februari 2022 sampai dengan pemberitahuan lebih lanjut. Kedua,melakukan surveilans epidemiologi/penemuan kasus aktif Covid -19 di suatu pendidikan, Ketiga, pergantian sementara PMT terbatas jika positivity rate lebih besar sama dengan 5%. Keempat, melaksanakan Swab RT- PCR acak pada pendatang dari Jakarta, Jawa dan Bali di bandara, pelabuhan dan terminal.
Kelima, melaksanakan percepatan Vaksinasi Boster Covid -19 kepada Lansia dan Komorbid, keenam,melaksanakan protokol kesehatan yang sangat ketat dirumah ataupun di tempat ibadah., ketujuh, pembatasan jam operasional perbelanjaan/Mall sampai pukul 20:00 WIB, delapan pembatasan jam operasional rumah makan/Restoran dan Cafe sampai pukul 21:00 WIB. Kesembilan, memastikan isolasi terpusat di daerah Kabupaten/Kota tetap aktif bagi pasien terkonfirmasi Covid -19 dan kesepuluh, memberi pelayanan telemendisin kepada pasien terkonfirmasi Covid 19.
Hadir dalam virtual itu Sekdakab Langkat dr. H. Indra Salahudin, Kadis Kominfo H.Syahmadi, Kadis Pendidikan Dr.H.Saiful Abdi, Kalakhar BPBD Irwan Syahri, Plt.Kadis Kesehatan dr.Juliana, serta para pejabat dijajaran Pemkab Langkat.(BB-2).
















