Daerah  

Kapolres Langkat: Sesuai Penyelidikan Peristiwa Perkelahian Berujung Kematian   di Stabat Tidak Benar

banner 120x600
banner 468x60

BBSNews.id – Langkat – Kapolres AKBP Danu Pamungkas Totok mengakui sesuai hasil  penyelidikan  Satuan Reserse Kriminal  Polres Langkat, peristiwa keributan menyebabkan hilangnya  nyawa seseorang  sesuai informasi di media online di PKS  brondolan  di Desa Paya Mabar Kecamatan Stabat, ternyata peristiwanya tidak benar terjadi.

 

banner 325x300

“Sesuai informasi media online pada Minggu (31.1/2922-red) itu tidak benar dan peristiwanya tidak  pernah terjadi di wilayah hukum Polres Langkat, “sebut Kapolres Langkat  pada wartawan di Mapolres Langkat di Stabat, Minggu (7/2/2022).

 

Kapolres mengaku sesuai penyelidikan ke pabrik kelapa sawit (PKS) milik ES seperti yang diberitakan itu . Hasilnya, tidak pernah ada terjadi perkelahian yang berujung pada kematian di PKS tersebut.

 

Seiring informasi yang didapat, Kapolres menerangkan yang bersangkutan mendapatkan video dengan nama WA grup truk seluruh wilayah Sumatera dari Aceh hingga Lampung, adanya perkelahian yang diduga meninggal dunia. Namun sesuai  keterangan yang didapat bahwa ada tiga pabrik antara Stabat dan Secanggang , ternyata dari pengakuan pengawas maupun juga yang lainnya tidak ada ditemukana peristiwa itu.

 

Sesuai berita online tersebut, karena diduga nomor antrian memasukkan buah kelapa sawit, dua orang tewas bersimbah darah dengan masing-masing luka menganga di bagian kepala. Sementara ada seorang lainnya mengalami luka di bagian pergelangan tangan kirinya.

 

Sayangnya, peristiwa penghilangan nyawa orang lain yang terjadi di salah satu pabrik brondolan kelapa sawit tersebut, tidak terendus pihak kepolisian. Karena ada dugaan, pihak pemilik pabrik dan karyawan menutup-nutupi kasus itu.

 

 Info yang diterima media online yang menyebarkan berita itu dari sumber yang juga merupakan warga pemasok berondolan sawit di pabrik tersebut menyebutkan, bahwa kedua korban tewas bernama Rudi, warga Aceh dan Dedi, warga Tebingtinggi.

Sementara yang menderita luka di pergelangan tangannya belum diketahui namanya. (BB-2).

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *