Presiden Jokowi Resmikan Jalan Tol Binjai-Langsa Seksi I Binjai-Stabat

banner 120x600
banner 468x60

Jalan Tol Peluang  Buka Usaha Baru

BBSNews.id – Langkat – Presiden Joko Widodo meresmikan Jalan Tol Binjai-Langsa seksi I Binjai-Stabat sepanjang 11,8 kilometer dalam kunjungan kerjanya ke Provinsi Sumatera Utara, pada Jumat, 4 Februari 2022.

banner 325x300

Peresmian jalan tol yang merupakan bagian dari jalan tol Binjai-Langsa sepanjang 131 kilometer tersebut digelar di Gerbang Tol Stabat Kecamatan Stabat, Kabupaten Langkat.

“Alhamdulillah hari ini ruas Jalan Tol Binjai-Langsa seksi I Binjai-Stabat sepanjang 11,8 kilometer, alhamdulillah telah siap dimanfaatkan untuk mendukung kelancaran konektivitas,” ucap Presiden dalam sambutannya saat peresmian.

Menurut Presiden Jokowi, Jalan Tol Binjai-Langsa nantinya akan menghubungkan dua provinsi yaitu, Sumatera Utara dan Aceh. Selain itu, jalan tol ini juga menjadi bagian dari Jalan Tol Trans Sumatera yang menghubungkan Provinsi Lampung hingga Provinsi Aceh.

Presiden Jokowi mengatakan bahwa jalan nasional yang terhubung antarprovinsi akan menghubungkan sentra-sentra produksi yang ada di daerah, utamanya daerah yang memiliki potensi besar untuk dikembangkan dan membuka peluang usaha baru sehingga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekitar di berbagai bidang kehidupan.

“Arahnya semuanya ke sana, bukan hanya membangun fisik seperti ini, rakyat akan menikmati, petani akan menikmati, perkebunan akan menikmati, yang berkaitan pariwisata akan menikmati kalau itu disambungkan semuanya, jalan utama tol ini disambungkan dengan kawasan-kawasan produksi,” ungkapnya.

Selain meningkatan kecepatan dalam konektivitas antarkabupaten dan antarprovinsi, Presiden juga menambahkan bahwa kehadiran jalan tol tersebut diyakini akan memberikan kesempatan kepada pemerintah untuk mengembangkan potensi-potensi lain yang ada di daerah, termasuk potensi yang dikelola oleh masyarakat lokal.

“Saya yakin dengan kemajuan infrastruktur ini, kita akan bisa mengembangkan potensi-potensi yang ada di daerah, baik pertanian, pariwisata, perkebunan, perikanan, dan lain-lainnya,” tutur Presiden.

“Saya titip agar infrastruktur yang baik ini dimanfatkan sebaik-baiknya untuk mendorong usaha-usaha baru, meningkatkan lapangan kerja, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tandasnya.

Disebutkannya untuk tol seksi 2 Stabat-Tanjung Pura, lanjut orang nomor satu di Indonesia ini, sepanjang 26,7 kilometer, saat ini masih kontruksi. Penguasaan lahan 43,3%, kontruksi 50,3% diperkirakan siap operasi Februari 2023.

Begitu juga untuk ruas tol seksi 3 Tanjung Pura-Pangkalan Brandan sepanjang 9 kilometer, penguasaan lahan 23,7%, kontruksi 9,4% diperkirakan siap operasi Februari 2023.

Ruas tol seksi 4 Pangkalan Brandan-Kuwala Simpang (Aceh) sepanjang 44,2 km, penguasaan lahan 1,1%, kontruksi 0,0% dan diperkirakan operasi Februari 2024.

Data teknis pembangunan tol Binjai – Langsa, memiliki total panjang 131 km dengan 3 lokasi tempat istirahat (rest area) tipe A, yakni di ruas tol Stabat, Pangkalan Brandan dan ruas tol Kuala Simpang. Serta memiliki 5 Simpang Susun (SS), yakni SS Stabat, SS Tanjung Pura, SS Pangkalan Brandan, SS Kuala Simpang dan SS Langsa. Dengan biaya investasi Rp 23,4 teriliun, dan biaya konstruksi Rp 16,7 teriliun. Pendanaan Pengadaan Lahan oleh LMAN (per 31 Januari 2022) Trans Sumatera Rp 11,42 teriliun sedangkan tol Binjai-Langsa Rp 650 miliar.

Turut mendampingi Presiden dalam kegiatan tersebut adalah Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Menteri Keuangan Sri Mulyani, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno, Anggota Komisi VI DPR RI Tommy Kurniawan, Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi, Wali Kota Binjai Amir Hamzah, dan Plt. Bupati Langkat Syah Afandin. Kapolres Langkat AKBP Danu Totok Pamungkas, Dandim 0203/Langkat Letkol Inf Wisnu Joko Syahputroo .(BPMISP/BB-2)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *