Daerah  

Paskah Oikumene TNI, POLRI, ASN dan Masyarakat Langkat 2026: Bupati: Jadikan Paskah Momentum Tumbuhkan Semangat Pengabdian

PASKAH OIKUMENE : Perayaan Paskah Oikumene TNI, POLRI, ASN dan Masyarakat Kabupaten Langkat Tahun 2026 di Gedung GKI Sumut Kwala Bingai, Kecamatan Stabat, Jumat (8/5/2026). Tampak mewakili Bupati Langkat H Syah Afandin, SH Kabag Organisasi Setdakab Langkat, Beni Sukmaria Ginting, S.Kom, M.AP, Kabag PBJ, David Helgod Pardede, S.STP, M.SP dan unsur Forkompinda Langkat. (Foto BBSNews.id/BB-2).
banner 120x600
banner 468x60

 

BBSNews.id -Langkat – Bupati Langkat H. Syah Afandin, SH mengatakan bahwa Perayaan Paskah bukan sekadar seremoni keagamaan, melainkan momentum penting untuk menumbuhkan semangat pengabdian. “Kita selaku hamba Tuhan agar senantiasa ingat akan pengorbanan besar Yesus bagi umat-Nya,” ujarnya.

banner 325x300

 

Hal itu disampaikan dalam pidato tertulis Bupati yang dibacakan Kabag Organisasi Setdakab Langkat, Beni Sukmaria Ginting, S.Kom, M.AP, didampingi Kabag PBJ, David Helgod Pardede, S.STP, M.SP pada Perayaan Paskah Oikumene TNI, POLRI, ASN dan Masyarakat Kabupaten Langkat Tahun 2026 di Gedung GKI Sumut Kwala Bingai, Kecamatan Stabat, Jumat (8/5/2026).

 

 

“Saya yakin jika masing-masing pribadi berupaya untuk menjadikan dirinya hamba Tuhan yang terbaik, maka segala sesuatu yang dilakukannya, baik pemikiran, ucapan maupun tindakan, pasti memberikan kebaikan. Tidak hanya kebaikan bagi diri sendiri, namun juga kebaikan bagi orang lain,” lanjut Bupati dalam sambutan.

 

 

Lebih lanjut, Bupati menyampaikan apresiasi atas nama Pemkab Langkat kepada Panitia Pelaksana serta seluruh pihak yang telah bekerja keras demi terlaksananya kegiatan mulia ini. “Kiranya segala kebaikan seluruh panitia menjadi catatan amal ibadah di hadapan Tuhan,” katanya.

 

 

Bupati berharap semangat kasih, damai, dan kebersamaan yang ditampilkan pada perayaan Paskah ini terus hidup dalam kehidupan sehari-hari. “Mari bersama kita jaga Langkat sebagai bumi religius dan jadikan pula sebagai daerah yang aman, damai serta penuh toleransi antar umat beragama,” ajaknya.

 

“Kita jadikan perbedaan sebagai kekuatan bukan sebagai sumber perpecahan, karena sejatinya perbedaan inilah yang menjadikan kita lebih bermakna dan mendewasakan kepribadian kita sebagai manusia, yang harus bisa menerima keberadaan orang lain,” tegas Bupati. Ia juga berharap lahir pribadi-pribadi yang memahami agama secara benar, taat beribadah, dan mampu menularkan kebaikan bagi sesama.

 

 

Sementara itu, Ketua DPRD Langkat Sribana Perangin Angin, SE yang diwakili Pimanta Ginting dalam sambutannya mengatakan, Paskah bagi umat Kristiani merupakan momentum kemenangan kehidupan atas kematian, cahaya atas kegelapan, dan harapan atas keputusasaan. “Melalui semangat Kebangkitan ini haruslah menjadi energi positif yang mewarnai kehidupan bermasyarakat kita di Kabupaten Langkat yang kita cintai ini,” ujarnya.

 

 

Ia mengajak semua pihak merenungkan sejauh mana peran sebagai Garam dan Terang Dunia di tengah dinamika sosial dan ekonomi. “Nilai-nilai pengorbanan dan ketulusan yang diajarkan melalui peristiwa Paskah sangatlah relevan,” tambahnya.

 

Atas nama DPRD Langkat, Pimanta menegaskan bahwa keberagaman adalah kekayaan, bukan pemisah. DPRD berkomitmen mengawal kebijakan yang inklusif, memastikan kebebasan beribadah terjamin, dan mendorong alokasi pembangunan yang menyentuh seluruh lapisan masyarakat. “Saya juga mengimbau seluruh umat Kristiani di Kabupaten Langkat hendaknya menjadi contoh dan teladan di tengah masyarakat serta mampu menjadi motivator terhadap lingkungannya,” pesannya.

 

 

Ketua Panitia Paskah, Hendrik Tarigan, S.Pt, M.MA, bersama Ketua BKAG Langkat, Pdt. Dr. Rudi Butar-Butar,M.Mis, menyampaikan terima kasih kepada Pemkab Langkat, unsur Forkopimda, Kemenag, seluruh gereja, para hamba Tuhan, panitia, dan masyarakat yang terus menjaga suasana harmonis dan toleran di Kabupaten Langkat.

 

“Kiranya semangat kebangkitan Kristus terus menghidupkan pengharapan, memperkuat persaudaraan dan membawa damai sejahtera bagi seluruh masyarakat Kabupaten Langkat,” ucap Pdt. Rudi.

 

Turut hadir Kakan Kemenag Langkat diwakili Plt. Penyelenggara Bimas Kristen Kemenag Langkat, Masniari E.J. Panjaitan, S.Th, M.Psi; Kapolres Langkat diwakili Kasiwas Polres Langkat AKP Martin Ginting; dan Kajari Langkat diwakili Staf Intelijen, Hendra Ginting, SH.

 

 

Acara dilanjutkan makan bersama dan pembagian doorprize_ melalui kupon lucky draw dengan hadiah menarik. Hadiah utama diundi oleh Bupati yang diwakili Beni Sukmaria Ginting dan Ketua Panitia Paskah. Para jemaat tampak senang karena panitia menyediakan banyak hadiah.

 

Disela kesemoatan acara sambutan itu,  Ketua DPRD Langkat melalui Pimanta Ginting memberikan apresiasi atas suara merdu kepada Koor Ina HKBP Moria Stabat sebesar Rp2 juta. Sementara Beni Sukmaria Ginting mewakili Bupati juga memberikan hadiah uang bagi pelajar yang mampu menjawab pertanyaan.

 

Asupan Firman dan Doa

Paskah Oikumene Kabupaten Langkat mengutip dari nats “Kristus Bangkit Membarui Hidup Kita” (2 Korintus 5:17) dan Sub Tema: “Melalui Perayaan Kebangkitan Kristus, orang percaya dipanggil untuk hidup dalam Kristus, bertumbuh dalam firman dan doa, menghasilkan buah yang baik untuk membangun Langkat yang Religius, Berintegritas dan Bermartabat.”

Pdt. Zendrato Manullang, M.Th  yang juga Wakil Ketua Klasis Medan II GKI Sumut itu mengajak umat untuk hidup baru dalam setiap kesehariannya baik di rumah, lingkungan sekitar. Salah satu upaya menuju hidup baru itu diperlukan asupan Firman dan Doa, karena hal  itu akan menjadi dasar untuk bisa bertumbuh sebagai pengikut Kristus yang setia, sebutnya.(BB-2).

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *