BBSNews.id – Langkat – Sedikitnya 1770 rumah merendam 3 Kecamatan di kabupaten Langkat yakni Kecamatan Sei Lepan, Babalan dan Kecamatan Tanjungpura . Luapan ait tersebut akibat intensitas hujan yang tinggi sejak sepekan terakhir.
Dari data Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Langkat melalui Kasubid Kedaruratan BPBD Langkat Dharmawan, SE, Senin (11/11/2024), membenarkan bahwa berdasarkan data diperoleh pada Minggu 10 November 2024 ribuan rumah terdampak banjir yang disebabkan curah hujan tinggi sejak sepekan terakhir.
Di Kecamatan Sei Lepan, Desa Lama Baru , terdampak 7 KK, dengan tinggi air 5 s/d 15 cm, Desa Harapan Baru, 10 KK, tinggi air 10 s/d 15 cm, Kelurahan Alur Dua, 25 KK, tinggi air 10 s/d 15 cm.
Sedangkan di Kecamatan Babalan meliputi di Desa Pelawi Selatan 15 KK Desa Securai Utara 15 KK, Desa Securai Selatan 10 KK, Desa Pelawi Utara 10 KK.
Kecamatan Tanjung Pura di Kelurahan Pekan Tanjungpura sebanyak 749 rumah, Desa Pematang Cengal Barat 42 rumah,,Desa Pematang Cengal 180 rumah,,Desa Teluk Bakung 80 rumah,,Paya Perupuk 195 rumah,,Desa Lalang 110 rumah,,Desa Pekuburan 150 rumah,,Desa Pulau Banyak 60 rumah dan Pantai Cermin 112 rumah
Sedangkan akibat meluapnya pemukiman warga tersebut disebabkan dari air kiriman dari Desa Padang Tualang , akibat meluapnya Sungai Batang Serangan . Hingga kini BPBD Langkat mengaku tidak ada korban jiwa akibat meluapnya pemukiman warga tersebut.
Guna mengantisipasi, pihak BPBD langkat terus melakukan koordinasi dengan pihak kecamatan dan pihak desa dan koordinasi dengan Pusdalop Provinsi Sumatera Utara dan Pusdalop BNPB, Jakarta. Selain itu koordinasi dengan TRC PB Multisektor serta tetap memantau dan menginformasikan laporan peringatan dini BMKG ke Camat dan Kelurahan/ Desa,sebutnya (BB-2).
















